Lakukan Kampanye Hitam, Kepolisian Panggil Ustaz Yang Videonya Viral

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Kepolisian dan Panwascam Kalibaru Banyuwangi bertindak cepat terkait dengan viralnya video seorang ustaz yang melakukan kampanye hitam di salah satu masjid, dengan memanggil pelaku untuk dilakukan klarifikasi. 

Upaya klarifikasi ini awalnya dilakukan di kantor Panwascam Kalibaru, lalu berlanjut di Mapolsek Kalibaru Banyuwangi yang dihadiri langsung Kasat Intelkam Iptu Sudarso dan Kasat Reserse Kriminal Polres Banyuwangi, AKP Panji Pratista Wijaya.

Kapolsek Kalibaru Banyuwangi, AKP Jabar mengatakan, saat ini masih dilakukan klarifikasi terhadap ustaz Supriyanto, yang videonya viral di media social karena menyebarkan isu Pemerintah akan mengesahkan Undang-Undang Pelegalan Perzinahan, yang menyebabkan negara ini hancur.

“Pelaku bukan diamankan atau ditangkap tapi hanya di klarifikasi untuk mengetahui kebenaran video itu,” ujar AKP Jabar.

Klarifikasi ini sebagai tahap awal dan menanggapi pelaporan masyarakat terkait dengan pelanggaran pemilu,” imbuhnya.

Kapolsek mengaku, terkait kasus ini sudah ada pelaporan di Panwascam Kalibaru dan akan di tangani sesuai dengan SOP yang ada.

Video viral itu direkam setelah Salat Dhuhur, Senin (11/3/2019).

Saat itu beberapa jemaah dari masjid Al Ihsan di Desa Kalibaru Wetan Kecamatan Kalibaru meminta tausiah dan doa. Dalam tausiah itu kemudian muncul kalimat kampanye hitam,” papar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, kalimat tersebut terinspirasi dengan apa yang disampaikan oleh Ustad Zulkarnain juga Hidayat Nur Wahid, yang katanya saat ini pemerintah sedang menggodok Undang-Undang Pelegalan Perzinahan.

Padahal hal itu tidak ada,” tutur Kapolsek.

Sementara, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, polisi saat ini melakukan pendekatan terhadap beberapa organisasi dan relawan lain agar tidak bertindak anarkis.

Dalam video berdurasi 51 menit tersebut, ustaz Supriyanto mengatakan bahwa saat ini pemerintah lagi membuat Undang-Undang Pelegalan Perzinahan. Kalau itu itu sampai lolos maka akan hancur negara ini. Dan dia juga diduga mengucapkan kalimat yang mendiskreditkan salah satu pasangan Capres.

 

Dalam rekaman video tersebut, pria berpakaian gamis putih itu mengajak ibu ibu yang hadir di masjid tersebut untuk berjuang bersama sama memenangkan Paslon nomor urut 02 dengan mengajak saudara-saudara yang mau.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.