Kuasa Hukum Ustaz Supriyanto : Apa Yang Disampaikan Klien Saya Itu Spontanitas

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Kuasa Hukum Ustaz Supriyanto menyatakan bahwa apa yang di sampaikan kliennya yang telah menjadi viral tersebut, adalah sebuah kepedulian sekelompok masyarakat untuk menyelamatkan bangsa ini dengan memilih Pasangan Capres dan Cawapres tertentu.

Dalam hal ini adalah paslon nomor urut 2, yang di klaim bisa menyelamatkan negara dan bangsa.

Hal itu disampaikan Agus Dwi Hariyanto, selaku kuasa hukum Ustaz Supriyanto di Mapolres Banyuwangi, Selasa malam (12/03).

“Apa yang di sampaikan klien saya itu sebagai spontanitas setelah membaca beberapa artikel tentang kegundahan masyarakat terhadap Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual RUU PKS, seperti yang disampaikan Ustaz Tengku Zulkarnain,” papar Hari.

Walaupun sang Ustaz Zulkarnain telah meminta maaf kepada masyarakat atas statemennya yang di anggap keliru tersebut, namun rupanya ini menjadi inspirasi bagi Ustaz Supriyanto di Banyuwangi untuk melakukan kampanye hitam.

“Klien saya di cerca beberapa pertanyaan oleh penyidik Satreskrim Polres Banyuwangi hanya seputar statemennya yang dianggap krusial tersebut. Dan hingga kini, status Supriyanto masih sebagai saksi,” kata Hari.

Kembali Hari menegaskan bahwa, apa yang di sampaikan oleh kliennya itu bersifat spontanitas dan tidak di persiapkan sebelumnya serta tidak ada setingan apapun.

“Dia itu kan seorang guru ngaji, sehingga disaat mendapat pertanyaan dari ibu ibu, diapun menjawab secara spontanitas,” tuturnya.

Hari berharap, kasus ini bisa menjadi pembelajaran kepada seluruh masyarakat agar berkhidmat di dalam membuat statement maupun menggunakan media social. Sehingga apapun yang di sampaikan tidak sampai menimbulkan fitnah dan hoax.

“Saat ini pemerintah telah menerapkan UU ITE supaya masyarakat tidak berbuat dan berkata sembarangan,” pungkas Hari.

Sementara itu, setelah menjalani pemeriksaan, Ustaz Supriyanto meninggal Mapolres Banyuwangi karena masih berstatus sebagai saksi.

Dalam video berdurasi 51 menit tersebut, ustaz Supriyanto mengatakan bahwa saat ini pemerintah lagi membuat Undang-Undang Pelegalan Perzinahan. Kalau itu itu sampai lolos maka akan hancur negara ini. Dan dia juga diduga mengucapkan kalimat yang mendiskreditkan salah satu pasangan Capres.

Video tersebut diduga direkam oleh ibu-ibu yang sedang berbicara dengan ustaz di halaman masjid Al Ihsan di Dusun  Krajan Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

Dalam rekaman video ini pula, pria berpakaian gamis putih itu mengajak ibu ibu yang hadir di masjid tersebut untuk berjuang bersama sama memenangkan Paslon nomor urut 02 dengan mengajak saudara-saudara yang mau.

Dan rupanya, video tersebut viral di media social serta mendapat tanggapan dari ribuan komentar dari netizen.

 

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.