Perahu di Hantam Ombak, Nelayan Mandar Meninggal Dunia

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Nelayan asal Kelurahan Kampung Mandar Kecamatan Banyuwangi kota di temukan meninggal dunia mengapung di tengah laut, setelah perahu yang di gunakan mencari ikan hancur di hantam ombak.

Tepatnya di kawasan perairan Kapal Pecah yang ada di area Pantai Muncar Banyuwangi.

Korban yang diketahui bernama Untung tersebut pergi melaut seorang diri dengan menumpang perahunya, yang bertuliskan Barokah, Kamis (18/04/2019).

Seperti biasanya, laki laki berusia 63 tahun warga Lingkungan Kerobokan RT 01 RW 03 tersebut memancing di sekitaran pantai Kapal Pecah. Diduga saat itu terjadi ombak cukup tinggi lalu menghantam perahu yang di tumpangi korban hingga hancur. Sementara tubuh korban terseret ombak.

Kasat Polairud Banyuwangi, AKP Subandi mengatakan, selang beberapa lama Ketua Nelayan Kampung Mandar Banyuwangi, Sukardi menerima informasi dari nelayan Pantai Bomo Kecamatan Rogojampi Banyuwangi yang mengaku menemukan perahu dalam keadaan rusak di kawasan Pantai Kapal Pecah yang dimungkinkan milik nelayan dari Kampung Mandar.

Selanjutnya, dia juga menghubungi pihak Satpolairud Banyuwangi meminta bantuan untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Sejumlah aparat kepolisian Satpolairud Polres Banyuwangi bersama BKO Polda Jawa timur pun mencari korban menggunakan perahu karet menyisir di sepanjang lokasi kejadian,” ujar AKP Subandi.

“Tapi rupanya, jenazah korban berhasil di temukan di kawasan pantai Pecemengan Kecamatan Rogojampi dalam kondisi mengapung di tengah laut,” imbuhnya.

AKP Subandi mengaku, di duga kuat kematian korban karena kecelakaan laut yang di alaminya.

“Pada tubuh korban tidak di temukan adanya tanda tanda penganiayaan,” imbuhnya Kasat Polairud.

Seperti diketahui, di kawasan Pantai Kapal Pecah Kecamatan Muncar Banyuwangi tersebut merupakan pelawangan atau pintu masuk dari perahu nelayan yang ingin mencari ikan di kawasan perairan selat bali.

Dan di lokasi setempat di kenal dengan ombaknya yang cukup tinggi sehingga sering terjadi kecelakaan laut yang menyebabkan banyak korban meninggal dunia.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.