Dihantam Ombak, Truck Didalam Kapal Terguling Hantam 2 Kendaraan Lain

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Sebuah truck di dalam KMP Gerbang Samudra II terguling dan menimpa dua unit kendaraan lain akibat di hantam ombak cukup tinggi saat berlayar di perairan selat bali, Rabu dini hari (15/5/2019).

Truck bernopol P 9737 UV tersebut bermuatan beras terguling ke arah kanan menimpa mobil Avansa dengan nopol AB 1342 OM dan pick up bernopol P 8784 SR hingga ringsek. Untung saja dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, dan seluruh penumpang di laporkan dalam kondisi selamat karena mereka berada di anjungan penumpang untuk menunggu kapal sandar.

Dari informasi yang diperoleh, saat itu KMP Gerbang Samudra II yang sedang berlayar meninggalkan Pelabuhan Gilimanuk Bali menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, tiba-tiba saja dihantam gelombang tinggi saat berada di tengah laut. Karena hantaman ombak ini, membuat kendaraan yang ada di dalam kapal terguncang hebat hingga terjadi incident tersebut.

Koko Hariyanto, Staf Operasional Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jawa Timur Satpel Ketapang mengaku, seluruh kendaraan bermotor yang ada di dalam kapal sudah di ikat tali lasing.

“Karena guncangan ombang cukup kencang, menyebabkan tali lasing itu terputus sehingga satu unit truck bermuatan beras menimpa dua unit kendaraan lain di dalam kapal,” ujar Koko.

Dia mengaku, kerusakan yang terparah terjadi pada mobil pribadi dengan nopol AB 1342 OM hingga kondisinya penyok karena tertimpa truk sedang yang terguling.

“Musibah ini disebabkan gelombang pantai di Selat Bali sedang tinggi sejak beberapa hari terakhir,” tutur Koko.

“Diprediksikan, gelombang tinggi di perairan selat bali ini akan terus berlangsung sampai bulan Agustus mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, posisi kendaraan yang ringsek masih berada di dalam KMP Gerbang Samudra II lalu kapal memilih lego jangkar di perairan dekat pangkalan TNI AL Banyuwangi agar tidak mengganggu jadwal sandar kapal lainnya di dermaga ASDP Ketapang.

Selanjutnya, direncanakan kendaraan akan dievakusi ke daratan menunggu jadwal sandar kapal di dermaga ASDP sepi. Ini dilakukan agar tidak menganggu aktivitas bongkar muat kapal lainnya. Sebelumnya, BMKG Banyuwangi telah memberikan peringatan dini adanya cuaca buruk di Selat Bali.

Gelombang tinggi berpotensi terjadi hingga beberapa waktu ke depan karena adanya peralihan musim dari musim penghujan ke musim kemarau. Tinggi gelombang di Selat Bali bisa saja mengalami peningkatan utamanya saat malam hari.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS