Kakek di Banyuwangi Ditemukan Meninggal, Kepalanya Ada di Selokan

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Kakek asal Kecamatan Gambiran Banyuwangi ditemukan meninggal dunia dengan posisi kepalanya tertelungkup ke dalam selokan atau saluran air, tidak jauh dari rumahnya.

Pertama ditemukan, kepala korban, Arkiyat (61) warga Dusun Lidah RT 02 RW 06 Desa Gambiran tersebut sudah menghitam. Dan di samping jenazahnya juga ditemukan kotoran serta senter miliknya.

Menurut pengakuan istrinya, Sudartik, pada Rabu malam (15/5/2019) sekira pukul 24.00 WIB, dirinya bangun tidur dan mendapati korban sudah tidak berada di rumah. Setelah dicari tidak ketemu, istri korban akhirnya tidur kembali.

Namun hingga Kamis pagi (16/5/2019) sekira pukul 04.00 WIB, korban tidak juga kunjung pulang, lalu istrinya pun mencari di sebelah rumah juga ke beberapa tetangga.

Sekira pukul 06.00 WIB, istri korban menemukan suaminya sudah dalam kondisi meninggal dunia tepat di belakang rumah Heri Sutrisno, tetangganya yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban. Untuk selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Gambiran Banyuwangi, AKP Sumaryata mengatakan, dari keterangan saksi mata, Yuyun, sewaktu dirinya hendak menjemur baju disamping rumah, dia melihat ada seseorang sedang duduk dan dikira ada orang gila.

Selanjutnya, datang saksi lainnya, Heri Sutrisno dan mendekati orang tersebut yang ternyata adalah korban yang sudah meninggal dunia, yang sebelumnya meninggalkan rumah tanpa pamit.

“Sejumlah warga dibantu aparat kepolisian yang mendatangi TKP, mengevakuasi jenazah korban yang kepalanya berada disaluran air dari limbah rumah tangga,” ujar Kapolsek.

“Lalu, di bawa ke puskesmas Yosomulyo Gambiran untuk dilakukan pemeriksaan medis,” imbuhnya.

Hasilnya kata Kapolsek, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan atau bekas kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan medis pula, kematian korban ini diduga karena penyakit jantung yang dideritanya kambuh. Dan korban pernah di rawat di rumah sakit Al Huda selama 6 hari karena penyakit itu,” papar Kapolsek.

Sementara, terkait dengan wajah korban yang menghitam, dari keterangan tim medis hal itu di sebabkan karena meninggalnya posisi tertelungkup dan korban mempunyai riwayat sakit jantung, maka darahnya turun ke bawah hingga menyebabkan lebam mayat.

“Dari pengakuan istrinya, sebelumnya korban mengeluh badannya kurang enak. Juga selama ini merasa bingung memikirkan anak perempuannya semata wayang yang pergi dari rumah tanpa pamit sekitar 1 bulan lalu, dan kini diketahui berada di Malaysia untuk bekerja,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, pihak keluarga menerima kematian korban dan tidak bersedia diautopsi yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS