Bersih Bersih Pantai, Polisi dan TNI Bersama Masyarakat Siap Birukan Laut Banyuwangi

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 73, ratusan orang dari tim gabungan melaksanakan bersih bersih pantai dan mendapatkan 25 kilogram sampah, yang sebagian besar adalah plastic.

Kegiatan ini bertemakan Biruku Lautku, yang di laksanakan di Pantai Boom dan Pantai Rejo atau pantai Cemara dengan melibatkan aparat kepolisian Satpolairud, TNI AL, TNI AD dan kelompok masyarakat dari KUB pantai rejo. Hadir pula para personel Basarnas Banyuwangi, UPTD puskesmas Sobo, Dinas Perikanan dan Pangan, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta puluhan mahasiswa Universitas Brawijaya.

Sejak Jum’at pagi (28/6/2019) mereka melakukan bersih bersih di kedua pantai tersebut hingga mendapatkan 6 karung sampah.

Kasat Polairud Banyuwangi, AKP Subandi yang memimpin jalannya kegiatan tersebut mengatakan, sebagian besar sampah yang didapatkan itu adalah sampah plastic dengan berat mencapai 25 kilogram.

“Dengan kegiatan ini di harapkan air laut di seluruh pantai di Banyuwangi kembali berwarna biru. Karena akibat banyaknya sampah yang ada di laut menyebabkan warna air laut menjadi merah dan tidak sejernih warna biru,” papar AKP Subandi.

“Bahkan, volume ikan pun berkurang cukup segnifikan,” imbuhnya.

AKP Subandi mencontohkan, saat ini volume ikan di kawasan pantai Muncar sudah mulai berkurang karena banyaknya sampah yang mengapung di tengah laut maupun di daratan.

“Kami akan melakukan kegiatan yang sama di seluruh pantai di Banyuwangi secara bertahap agar air laut kembali bewarna biru cerah, sesuai dengan ikon yang digulirkannya yakni Biruku Lautku,” ujar AKP Subandi.

Selain itu, destinasi wisata pantai agar kembali indah untuk bisa menarik wisatawan lebih banyak ke Banyuwangi.

AKP Subandi menambahkan, banyaknya sampah di laut tersebut diakibatkan karena kurangnya kesadaran masyarakat yang membuang sampah sembarangan ke sungai.

“Karena di Banyuwangi banyak terdapat gunung dan jika hujan aliran air mengalir ke sungai yang muaranya berakhir di laut. Sehingga sampah yang di buang masyarakat sembarangan akan mengalir ke laut,” kata AKP Subandi.

Untuk itu, AKP Subandi berharap adanya dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah untuk mensukseskan ikon Biruku Lautku yang di gulirkan pihaknya, guna menjaga air laut yang bersih dari sampah.

 

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS