Satpas Prototive Polres Banyuwangi Terapkan Sistem IT

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Polres Banyuwangi segera memiliki gedung Satuan Pelaksana Administrasi SIM (Satpas) Prototive di tahun 2019 ini.

Dan untuk peletakan batu pertama pembangunannya di lakukan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pada Sabtu (29/6/2019), di lanjutkan oleh Kapolres AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, Danlanal Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal dan Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Infantri Ruli Nuryanto.

Gedung ini di bangun di lahan seluas 19.000 meter persegi di kawasan Kelurahan Sumberejo Kecamatan Banyuwangi, dengan biaya dari APBN senilai Rp 15 Miliar. Struktur bangunannya bersifat Prototive sehingga telah di tentukan oleh Korlantas Mabes Polri.

Dalam sambutannya, Bupati Anas meminta agar dari beberapa bangunan Satpas nantinya mengangkat budaya Using Banyuwangi.

Namun keinginan orang nomer satu pada jajaran Pemkab Banyuwangi tersebut hanya bisa di kabulkan pada beberapa bangunan pendukung saja, seperti area parkir, pos penjagaan dan lainnya. Sedangkan untuk bentuk bangunan utama, telah di tentukan dari Mabes Polri.

“Sedikitnya ada 5 inovasi layanan public di Banyuwangi yang masuk dalam top 99 Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) Kemenpan dan Reformasi Birokrasi,” ujar Bupati Anas.

Dan 4 diantaranya adalah pelayanan public yang di gulirkan Pemkab Banyuwangi, sedangkan 1 inovasi di gulirkan Polres Banyuwangi. Sebelumnya, ada 2200 inovasi se Indonesia dan setelah di seleksi terpilih 99 inovasi tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi keberadaan gedung Satpas Prototive itu guna mempermudah pelayanan SIM kepada masyarakat,” kata Bupati Anas.

Kapolres AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi mengatakan, dari 19.000 meter persegi luasan yang ada, untuk bangunan utama seluas 12 ribu meter persegi dengan tingkat dua. Sedangkan bangunan pendukung didalamnya seluas 9 ribu meter persegi.

“Di bangunan lantai 2, terdapat kafe untuk bersantai dengan view langsung selat bali,” tutur Kapolres.

“Bangunan utama tersebut meliputi ruang ujian praktek SIM, ruang pendaftaran hingga ruang tunggu untuk ibu menyusui juga mushollah,” ungkapnya.

Sedangkan bangunan pendukung diantaranya lapangan parkir dan beberapa lainnya, yang nantinya di sentuh dengan budaya using. Pasalnya, untuk bangunan utama harus sesuai dengan kebijakan Korlantas Mabes Polri karena bersifat prototive.

“Nantinya system yang di terapkannya pun berbasis IT. Dimana, bagi orang yang datang untuk mengurus SIM akan mendapatkan kartu yang sudah ada data dirinya, sehingga tidak bisa digunakan oleh orang lain. Kartu ini digunakan hingga keperluannya selesai,” papar Kapolres.

Dia mengaku, keberadaan gedung Satpas Prototive ini dinilai sangat penting, mengingat ruang pelayanan SIM yang ada di Mapolres Banyuwangi saat ini dinilai sudah tidak layak.

Sementara itu, pembangunan gedung Satpas Prototive ini di targetkan selesai dalam 180 hari ke depan yang dimulai pada 25 Juni saat penandatanganan kontrak pembangunan sampai 21 Desember 2019 mendatang.

“Kalau pembangunannya berjalan lebih cepat akan lebih baik,” pungkas Kapolres.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS