Terjadi 2 Kecelakaan Kereta Api di Banyuwangi, 4 Korban Meninggal Dunia

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Dalam sehari, Sabtu (10/8/2019) terjadi 2 kasus kecelakaan kereta api di Banyuwangi yang menyebabkan 4 orang korban meninggal dunia.

Pertama terjadi di KM 76+0 di kawasan Dusun Krajan Desa Kabat Kecamatan Kabat. Dimana, seorang laki laki tanpa identitas tertemper KA Probowangi jurusan Surabaya-Banyuwangi.

Korban memakai kaos kombinasi batik dan celana jeans. Usia sekitar 60 tahunan, berperawakan kurus dan kulit sawo matang, tinggi 165 cm serta rambut lurus beruban.

Menurut keterangan saksi mata, saat itu korban berjalan diatas sasak tambong. Bersamaan dengan itu melaju KA Probowangi jurusan Surabaya-Banyuwangi dari arah selatan ke utara. Diduga karena laki laki tanpa identitas tersebut kesulitan menghindar, sehingga dia tertabrak kereta api dan terpental jatuh ke pinggir sungai.

Setelah berhasil di evakuasi, jenazah korban di larikan ke kamar mayat RSUD Blambangan Banyuwangi, menunggu kedatangan keluarganya.

Selanjutnya, kembali terjadi kecelakaan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Krajan RT 04 RW 02 Desa Kajarharjo Kecamatan Kalibaru, tepatnya di KM 39+7 antara Kalibaru-Glenmore.

KA Pandanwangi 453 dengan masinis Dwi S melintas di perlintasan tersebut dan secara bersamaan melintas kendaraan Suzuki Carry bernopol P 9141 VO warna putih yang berisi 3 orang penumpang.

Kapolsek Kalibaru AKP Jabar mengatakan, mobil tersebut bermuatan spring bad dan bantal melaju dari arah selatan ke utara memaksa menyeberang rel kereta api, hendak mengirim ke kawasan Dusun Karanganyar Desa Kajarharjo Kecamatan Kalibaru.

“Menurut keterangan masinis, dirinya sudah membunyikan peringatan suling loko, tapi diduga sopir kendaraan tidak mendengar hingga terjadi tabrakan yang mengakibatkan mobil carry itu terpental kurang lebih 10 meter ke arah timur dan terbaik diselatan rel,” papar AKP Jabar.

Kapolsek mengaku, dalam incident ini, ketiga penumpang meninggal dunia di TKP dengan mengalami luka di bagian kepala.

“Setelah berhasil di evakuasi di keluarkan dari dalam kendaraan, ketiga korban langsung di larikan ke Rumah Sakit Krikilan guna dilakukan penanganan medis,” ungkap Kapolsek.

Sementara itu, dari data yang ada, ketiga korban meninggal dunia tersebut adalah Muh Muklasin (38) warga Dusun Siduluhur RT 01 RW 05 Desa Sepanjang Kecamatan Glenmore, selaku sopir.

Juga Roni Sianturi (19) warga Dusun Trebasala RT 01 RW 07 Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore dan Ja'far Shodik (12) warga Dusun Karangharjo RT 02 RW 03 Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS