Bertemu PCNU Banyuwangi, PSHT Sepakat Rekonsiliasi Warga di 2 Desa di Bangorejo

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Saat bertemu dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi, pengurus cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) mengaku siap melakukan rekonsiliasi bersama warga di Desa Sukorejo dan Desa Ringintelu Kecamatan Bangorejo.

Pertemuan ini berlangsung kekeluargaan di kantor PCNU Banyuwangi, Senin (12/8/2019).

Kedatangan rombongan pengurus PSHT di sambut langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, H Muhammad Ali Makki Zaini bersama sejumlah pengurus harian dan lembaga.

Ketua PSHT cabang Banyuwangi, Sudarko melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PSHT cabang Banyuwangi, Fendi Aditya mengatakan, PSHT siap melakukan rekonsiliasi bersama warga di dua desa tersebut.

“Dalam waktu dekat, kami juga akan menggalang dana kepada anggota PSHT yang akan di berikan kepada warga yang rumahnya rusak pasca kerusuhan beberapa waktu lalu. Ini sebagai wujud rekonsiliasi,” papar Fendi.

Dan PSHT siap melakukan kerja bhakti serta gotong royong bersama masyarakat setempat terhadap rumah warga yang rusak.

"Untuk mewujudkan rekonsiliasi tersebut di butuhkan peran serta pengurus PCNU sebagai mediator untuk mempersatukan kembali antara warga dengan PSHT," ungkap Fendi.

Sementara itu, Ketua Bidang Media dan Humas PSHT Cabang Banyuwangi, Ali Nurfatoni menambahkan, PCNU bisa menjadi penengah atau mediator yang baik untuk berlangsungnya rekonsiliasi antara warga yang ada di dua desa di Kecamatan Bangorejo dengan PSHT.

Usai mendengar keterangan dari pengurus PSHT tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, H Muhammad Ali Makki Zaini yang biasa disapa Gus Makki tersebut mengatakan, yang menjadi ranah PCNU sementara ini adalah soal nasib warga yang rumahnya rusak.

“Kami sudah melakukan pendataan dan juga akan memberikan bantuan melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU),” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah Desa Parijatah Kulon Kecamatan Srono tersebut.

Gus Makki juga mengusulkan agar semua warga bisa kembali rukun, karena setiap persoalan bisa diselesaikan dengan duduk bersama.

PCNU juga sedang mencari formula yang tepat dalam upaya rekonsiliasi untuk pemulihan cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di dua desa tersebut agar kembali normal.

“PCNU juga mendorong pihak kepolisian bersikap professional dan tetap menegakkan hukum kepada pelaku criminal,” tutur Gus Makki.

"Mari elemen masyarakat bersama sama memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS