Olivia Gunawan dari Banyuwangi Ikuti “Miss Tourism and Culture Universe 2019” di Myanmar

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Olivia Gunawan, gadis asal Banyuwangi mendapat kehormatan mewakili Indonesia dalam ajang tingkat International, “Miss Tourism and Culture Universe 2019” di Myanmar.

Wanita berusia 20 tahun yang merupakan anak pasangan dari Guntur Taufan dan Ketut Sudarmi tersebut akan mengikuti ajang ini pada 22 hingga 31 Agustus 2019 mendatang. Namun dia berangkat pada 21 Agustus melalui penerbangan di Bandara Banyuwangi menuju Surabaya, lalu estafet ke Myanmar.

Disana, lulusan SMA Negeri 1 Kota Banyuwangi tersebut akan mengikuti serangkaian penilaian. Mulai dari penilaian presentasi kontes dan kostum kontes.

Dalam konfrensi pers yang di gelar di aula Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Senin (19/8/2019), Oliv mengaku, dalam penilaian presentasi kontes dirinya akan membawakan tarian Gandrung, yang merupakan tradisi asli Banyuwangi.

Sedangkan dalam kostum kontes, dia memakai kostum Putri Sritanjung yang menjadi legenda asal muasal adanya kota Banyuwangi. Untuk kostumnya sendiri merupakan rancangan dari desainer asli Banyuwangi.

Oliv menceritakan, nantinya, dirinya juga akan memperkenalkan berbagai seni dan kebudayaan Indonesia, termasuk Banyuwangi sendiri.

“Dalam beberapa bulan terakhir ini, saya terus mengasah pengetahuan tentang kebudayaan di seluruh daerah di Indonesia. Selain itu juga terus belajar berbahasa inggris dengan baik dan benar,” ungkap Oliv.

“Serta mengasah kemampuannya didalam menari gandrung dan memperdalam kepiawaiannya dalam catwalk,” imbuhnya.

Oliv menjelaskan, awalnya dirinya mengikuti ajang Miss Model Indonesia di Jakarta pada Maret 2018 lalu. Disitulah dia bertemu dengan manageman yang saat ini menaunginya.

Setahun kemudian, Oliv mendengar adanya perhelatan Miss Tourism and Culture Universe 2019 di Myanmar, lalu dirinya mendaftar via online untuk perwakilan Jawa Timur.

“Setelah melalui berbagai rangkaian penilaian, saya dinyatakan lolos mewakili Jawa Timur dan bertarung dengan para peserta perwakilan dari seluruh daerah di Indonesia,” papar Oliv.

Rupanya keberuntungan berpihak pada Oliv dan dia terpilih menjadi wakil Indonesia dalam ajang tingkat dunia tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda mendukung penuh langkah yang di lakukan Olivia Gunawan di dalam misi mengharumkan nama Indonesia khusus Banyuwangi di kancah International tersebut.

“Saya juga bangga pada upaya keluarga Oliv yang tidak merepotkan pemerintah daerah untuk bisa hadir di Myanmar. Dia menggunakan biaya sendiri,” papar Bramuda.

“Yang diinginkan Oliv hanya meminta doa restu kepada pemerintah dan masyarakat Banyuwangi agar bisa mendapatkan juara,” imbuhnya.

Bramuda mengatakan, ditahun 2020 mendatang, pemerintah daerah akan menjadikan Oliv sebagai ikon Banyuwangi untuk mempromosikan kabupaten Banyuwangi ke berbagai belahan dunia.

“Di tahun 2020 itu pula, wajah Oliv akan menghiasi setiap video video promosi tentang Banyuwangi,” kata Bramuda.

Bramuda juga mengungkapkan kebanggaannya dengan kostum yang nantinya di pakai Oliv selama mengikuti ajang tersebut, yakni Putri Sritanjung yang dinilainya ini kostum sangat sakral karena berkaitan dengan keelokan dan kepribadian Sritanjung.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS