Terekam CCTV, Dua Orang Diduga WNA Hipnotis Pelayan Toko

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Dua orang yang diduga Warga Negara Asing (WNA) melakukan aksi pencurian dengan cara hipnotis atau gendam.

Aksi mereka terekam kamera CCTV di sebuah minimarket di Jalan Raya Jember KM 13, atau depan Kampus Politeknik Banyuwangi (Poliwangi). Pemilik toko modern mengalami kerugian Rp 3 juta, akibat aksi pencurian tersebut.

Dalam video viral berdurasi 2 menit 50 detik tersebut, dua laki laki WNA melancarkan aksi saat toko sedang sepi. Satu orang melancarkan aksi kepada kasir, satu orang lagi menarik perhatian karyawan toko modern yang lain. Terlihat satu orang berdiri berwajah kearaban mencoba mengelabui kasir yang sedang menghitung uang. Satu lagi berwajah bule mencoba menarik perhatian penjaga toko yang lain.

Ditemui di toko modern, korban Lisa Fahlavi mengatakan, aksi pencurian ini terjadi pada Minggu (18/8/2019). Dua orang berwajah seperti WNA masuk dan langsung memilih-milih barang yang akan di beli. Sementara satu lagi langsung masuk ke dalam toko dan mengajak petugas lain untuk menunjukkan baju koko dan sarung. Kebetulan toko modern tersebut juga menjual pakaian muslim dan sarung.

“Dua orang datang yang satunya berwajah bule sedangkan lainnya berwajah seperti Arab,” ujar wanita yang akrab di panggil Icha tersebut.

“Yang berwajah Bule mengajak teman saya untuk mencari sarung dan baju koko, sementara yang wajahnya kayak orang Arab itu membeli dan membayar,” paparnya.

Saat membayar itulah, Icha mengaku pelaku melancarkan aksinya. Pelaku berwajah kearaban itu kemudian meminta untuk menukarkan uang ke kasir.

Entah kenapa, uang yang ada di laci sejumlah Rp 3 juta juga saya keluarkan. Padahal uang itu untuk membayar barang lain,” ungkap Icha.

Dia mengaku seperti di hipnotis dan setelah orangnya pergi dia baru sadar.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wahyu. Karyawan ini juga tidak menyangka jika dua orang yang diduga WNA itu melakukan aksi pencurian.

“Saya didatangi pria bule itu dengan alasan untuk menunjukkan sarung dan baju koko,” tutur Wahyu.

Karena selalu ditanya, Wahyu mengaku tidak mengamati aksi pelaku di kasir. Setelah keluar dari toko itulah, mereka semua baru menyadari aksi mereka.

Hingga saat ini aksi pencurian tersebut masih dalam penyelidikan dari pihak kepolisian.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS