TNI AL Banyuwangi Bebaskan Hiu Tutul Yang Terjebak di PLTU Paiton, Probolinggo

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Tim anggota Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi berhasil membebaskan seekor Hiu Tutul yang terjebak di kolam Inlet PLTU Paiton, Probolinggo, Kamis (19/9/2019), setelah di lakukan upaya evakuasi selama 3 minggu.

Ikan hiu tersebut memiliki panjang sekitar 5 meter dan masuk dalam salah satu jenis hewan yang dilindungi. Hiu ini terjebak di kanal unit 5 PLTU Paiton yang merupakan area penghisapan untuk pendinginan PLTU.

Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal mengatakan, pihaknya menurunkan berbagai metode untuk bisa mengevakuasi ikan hiu anakan tersebut dari kanal unit 5 PLTU Paiton.

“2 unit perahu karet diturunkan beserta 22 personel TNI AL,” ungkap Danlanal.

Menurut Danlanal, 3 hari evakuasi berjalan, ikan hiu bisa di keluarkan sejauh 1 kilo 800 meteran lalu mencapai 400 meter sebelum bibir muara.

“Baru hari ini, Kamis (19/9/2019) baru bisa dikeluarkan dari pintu muara Paiton lalu di lepas sekitar 5 mil tengah laut dari bibir pantai dalam kondisi hidup. Yang diharapkan bisa bertemu dengan induknya untuk hidup dilaut lepas,” papar Danlanal.

Diceritakan Danlanal, proses evakuasi ini berjalan cukup lama karena di perlukan metode metode khusus mengingat ikan Hiu jenis tutul ini merupakan jenis yang dilindungi serta karakternya tidak terlalu responsive, maka dibutuhkan waktu yang cukup lama dengan persiapan yang matang serta berbagai tekhnik khusus, agar Hiu ini dapat di evakuasi dengan aman dan selamat.

“Untuk menggiringnya pun, di gunakan jaring cantrang yang di rangkap karena ukuran ikan Hiu itu cukup panjang,” tutur Danlanal.

Lebih lanjut Danlanal Banyuwangi mengatakan, upaya evakuasi ini melibatkan aparat TNI AL di Pos AL Paiton yang dibawah jajaran Lanal Banyuwangi.

“Sementara Lanal Banyuwangi sendiri di bawah jajaran Koarmada 2 TNI AL,” pungkasnya.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS