Pendakian ke Ijen Dibuka, BKSDA Beri Peringatan Pada Pengunjung

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Sebelum jalur pendakian ke Kawah Ijen di buka kembali, para petugas akan mensosialisasikan berbagai peraturan yang harus ditaati pengunjung melalui pengeras suara.

Upaya ini dilakukan tepat di pintu masuk dekat dengan loket pembelian tiket, beberapa jam sebelum jalur pendakian dibuka kembali.

Kepala Resort TWA Kawah Ijen, Sigit Haribowo mengatakan, sejumlah peraturan yang harus ditaati oleh para pengunjung tersebut diantaranya adalah, dilarang membakar sesuatu yang bisa memunculkan api guna mencegah terjadinya kebakaran.

“Juga pengunjung di larang mendekati dasar kawah pada radius 1 KM karena dikhawatirkan semburan asap belerang akan berbahaya bagi keselamatan manusia, karena saat ini masih masuk musim kemarau,” ujar Sigit.

Dijelaskan Sigit, berdasarkan keterangan PVMBG, musim kemarau akan terjadi hingga akhir November 2019 mendatang, untuk itu diperlukan kewaspadaan dari wisatawan yang mendaki ke Kawah Ijen.

“Kami hanya memberikan himbauan bukan pelarangan,” ungkap Sigit.

Pasalnya, biasanya wisatawan mancanegara selalu ingin turun ke dasar kawah disaat melihat adanya penambang belerang yang naik turun. Jika ini masih dilakukan maka resiko ditanggung pribadi.

“Kami juga menyarankan kepada para pengunjung untuk membawa masker kain guna mengantisipasi masih adanya debu di sepanjang jalur pendakian,” kata Sigit.

Sementara itu, berdasarkan surat edaran Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Alam dan Ekosistem Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur bahwa jalur pendakian ke Kawah Ijen mulai dibuka kembali pada 7 November 2019, setelah sebelumnya ditutup mulai 20 Oktober 2019 akibat terjadinya kebakaran lahan di area TWA Kawah Ijen.

 

 

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS