Tim Gabungan Gelar Latihan Sea Survival di Perairan Selat Bali

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Tim Gabungan dari kepolisian dan TNI serta sejumlah unsur di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk menggelar pelatihan skala besar simulasi SAR di perairan Selat Bali.

Kegiatan ini sengaja di gelar di kawasan perairan Selat Bali karena di wilayah setempat dinilai berbahaya sehingga membutuhkan pengamanan dan kegiatan penyelamatan yang handal, utamanya saat ada kecelakaan laut.

Latihan Sea Survival atau edukasi bertahan hidup diatas laut serta simulasi pencarian dan penyelamatan (SAR) ini di gelar selama 6 hari kedepan di Banyuwangi. Dari pelatihan ini, diharapkan tim satuan operasi dapat meningkatkan kemampuan serta wawasan dalam menghadapi permasalahan di atas laut, sehingga mampu bertindak dan bertahan hidup apabila terjadi kecelakaan.

Pelatihan ini dilakukan dengan skala besar, yang di pimpin Wakil Direktur Latihan (Wadirlat) Kolonel Laut (P) Agus Prabowo Edi yang diikuti oleh sejumlah unsur. Diantaranya, SAR TNI AL/ AD, Basarnas dan Polri. Serta diikuti oleh pihak pelabuhan, baik itu dari pihak Ketapang Banyuwangi maupun Gilimanuk. 

“Latihan awal ini dilakukan untuk penanganan atau pertolongan pertama kecelakaan di laut, khususnya untuk kapal penyeberangan. Alasan di pilihnya lokasi Selat Bali karena merupakan titik lalu lintas laut yang padat,” ujar Agus.

“Untuk itulah, di perlukan kerjasama dan sinergitas dari berbagai pihak, khususnya yang terlibat dalam pelatihan SAR kali ini,” tuturnya.

Kolonel Laut (P) Agus Prabowo Edi yang juga menjabat sebagai Asops Danlantamal V tersebut menjelaskan, tujuan latihan ini dalam rangka melatih dan meningkatkan kemampuan, serta kesiapan operasional unsur-unsur satuan operasi.

Melalui latihan ini, diharapkan peserta dapat menguasi proses perencanaan dan pelaksanaan operasi tugas pencarian di laut,” kata Agus.

Kemudian, juga menguasai dan mahir dalam melaksanakan Medical First Responder (MFR), Medical Evacuation (Medivac) dalam pelaksanan pencarian dan pertolongan (SAR) di laut. Selain itu, juga tercapainya pola pikir, pola tindak yang sama antar stake holder dalam pencarian dan pertolongan di laut.

Puncaknya ada operasi langsung penanganan di Selat Bali pada hari minggu mendatang. Juga ada skenario yang sudah disiapkan yang akan dilakoni oleh kurang lebih 490 personil gabungan. Nantinya, sejumlah speedboat dan helikopter juga diturunkan di lokasi,” papar Agus.

Latihan Sea Survival dan SAR di Banyuwangi ini sangat membutuhkan kesiapan fisik yang prima. Dimana banyak tantangan yang harus diatasi, dengan dilandasi oleh profesionalisme, semangat serta kesungguhan dalam melaksanakan latihan akan dapat dicapai latihan yang optimal. 

 

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS