Jenazah 2 Pelajar SMP di Banyuwangi Yang Tenggelam di Pantai Trianggulasi Belum Ditemukan

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Hingga hari ketiga pencarian, selasa (10/12/2019), 2 pelajar SMP yang tenggelam di pantai Trianggulasi Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi belum juga di temukan, sehingga pihak keluarga membuat tenda di pinggir pantai sambil menunggu ditemukannya jenazah para korban.

Kedua pelajar yang hingga kini masih belum ditemukan tersebut adalah Desta (14) warga Dusun Kutorejo Desa Kalipahit Kecamatan Tegaldlimo dan Sulton (14) warga Dusun Gempol Dampit Desa Kedungwungu Kecamatan Tegaldlimo.

Sementara 1 korban, Redi (14) warga Dusun Dambuntung Desa Kedungasri Kecamatan Tegaldlimo sudah ditemukan pada Senin (09/12/2019) kemarin dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Sedangkan 1 korban lain, Reza (14) asal Dusun Purworejo Desa Kalipahit Kecamatan Tegaldlimo ditemukan dalam kondisi selamat oleh sejumlah warga, saat hari kejadian pada Minggu (08/12/2019) lalu.

Keluarga dan kerabat kedua korban yang belum ditemukan terus di bayangi rasa kesedihan cukup mendalam.

Untuk itulah, mereka nekat memasang tenda sekaligus dapur umum di pinggir pantai Trianggulasi sembari menunggu ditemukannya kedua korban oleh tim gabungan yang terus melakukan pencarian, baik dari petugas Taman Nasional Alas Purwo, Basarnas, Kepolisian maupun BPBD Banyuwangi.

“2 orang warga saya menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan laut itu,” ungkap Kepala Desa Kalipahit Kecamatan Tegaldlimo, Supriyono.

“Saya bersyukur, 1 korban warga saya namanya Reza ditemukan dalam kondisi selamat. 1 lagi warga saya yang tenggelam namanya Desta, sampai sekarang masih belum ditemukan,” imbuhnya.

Supriyono mengaku, pencarian dilakukan sudah 3 hari ini sejak peristiwa naas tersebut terjadi. Dan hingga kini pula, para petugas gabungan masih terus melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

“Untuk pemasangan tenda di pinggir pantai itu merupakan inisiatif dari keluarga korban sendiri dengan swadaya tanpa bantuan dari pihak manapun,” papar Supriyono.

Sebelumnya, di hari Minggu (08/12/2019), 4 pelajar mencari kerang di area Pantai Trianggulasi yang ada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Mereka adalah Redi, Desta, Sulton dan Reza yang seluruhnya tercatat sebagai pelajar kelas 2 di SMP Negeri 2 Tegaldlimo.

Sehabis mencari kerang, mereka mandi di pantai yang berada di wilayah pantai selatan tersebut karena mengaku panas. Namun tiba tiba, ombak tinggi datang dan menggulung tubuh mereka.

Untung saja, ada beberapa orang warga yang sedang memancing melihat peristiwa itu dan berhasil menyelamatkan salah satu korban, Reza hingga di bawa ke pinggir pantai. Sedangkan 3 korban lainnya tergulung ombak dan hilang.

Di pantai Trianggulasi ini terkenal dengan ombaknya yang cukup tinggi dan berbatasan langsung dengan pantai G-Land atau Pantai Plengkung yang memiliki ombak tertinggi di asia yang selama ini menjadi jujugan para peselancar.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS