Jelang Angkutan Nataru, PT KAI Sidak Berbagai Sarana Prasarana

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 9 Jember melakukan inspeksi ke sejumlah lintas yang berada dalam wilayah operasinya.

Inspeksi ini di lakukan jajaran DAOP 9 Jember dengan menggunakan lori dresin secara bertahap di lintas Stasiun Pasuruan hingga Jember, serta di lintas Stasiun Jember hingga Banyuwangi.

Manager Humas PT KAI DAOP 9 Jember, Mahendro Trang Bawono mengatakan, kegiatan inspeksi ini untuk memastikan lagi kesiapan PT KAI DAOP 9 Jember menjelang peak season pada momen Natal dan Tahun Baru yang akan segera di mulai.

“Pengecekan di lakukan mulai dari kesiapan jalur, Stasiun, Pelayanan hingga SDM,” ungkap Mahendro.

“Kami meminta kepada seluruh pegawai KAI agar memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat, khususnya selama momen libur Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Dalam perjalanan tersebut juga di lakukan identifikasi titik titik rawan yang harus di jaga ekstra. Mengingat Angkutan Natal dan Tahun Baru ini bertepatan dengan datangnya musim hujan.

Mahendro mengaku, terdapat 20 titik rawan di wilayah PT KAI DAOP 9 yang perlu mendapat perhatian ekstra yaitu 13 titik rawan banjir, 4 titik rawan longsor, 1 titik rawan amblesan, 1 titik rawan tubuh ban labil dan 1 titik rawan korosif serta 3 titik pencurian.

“Selama Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020 mendatang, PT KAI DAOP 9 Jember menyediakan 8.824 tempat duduk di seluruh perjalanan kereta api,” tutur Mahendro.

Tercatat ada 8 keberangkatan Kereta Api jarak jauh dan menengah di DAOP 9 Jember yakni KA Mutiara Timur siang (relasi Banyuwangi-Surabaya), KA Mutiara Timur malam (Banyuwangi-Surabaya) dan KA Sri Tanjung (Banyuwangi-Lempuyangan). Juga KA Probowangi (Banyuwangi-Surabaya), KA Tawang Alun (Banyuwangi-Malang), KA Logawa (Jember-Purwokerto), KA Ranggajati (Jember-Cirebon), dan KA Wijayakusuma (Banyuwangi-Cilacap).

Sedangkan untuk KA lokal tercatat empat kali perjalanan yakni KA lokal Pandan Wangi (Jember-Banyuwangi) PP.

Sementara itu, PT KAI DAOP 9 juga menyiagakan 28 petugas pemeriksa jalur ekstra, 96 petugas penjaga pintu perlintasan, 5 petugas posko daerah rawan ekstra serta 273 personel keamanan yang bekerja sama dengan TNI/Polri.

“KAI juga menyediakan alat dan material yang ditempatkan tersebar di 6 titik. Supaya dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan,” tutur Mahendro.

Mahendro berharap, melalui persiapan yang matang ini, moda transportasi kereta api selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan aman, lancar dan terkendali sehingga kenyamanan dan keamanan pengguna jasa dapat terwujud.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS