Pastikan Tahun Baru 2020 Berjalan Aman, Tim Gabungan Patroli Bersama di Laut

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Dalam upaya menjaga keamanan laut menjelang perayaan Tahun Baru 2020, tim gabungan melakukan patroli di sepanjang perairan selat bali.

Tim ini terdiri dari unsur kepolisian Polresta Banyuwangi dalam hal ini Satuan Pol Air, TNI AL, Basarnas serta pihak ASDP dan Pelindo III Tanjung Wangi.

Patroli di kawasan selat yang menghubungkan pulau Bali dengan pulau Jawa tersebut dilaksanakan dengan menggunakan kapal perang KRI Tombak dan KAL Tabuhan milik pangkalan TNI AL Banyuwangi.

Ikut serta dalam kegiatan ini Kapolresta Banyuwangi, AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Danlanal Letkol Laut (p) Yulius Azz Zaenal, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk, Fahmi Alweni, Ketua Basarnas Banyuwangi Rifky, Kasat Polair Banyuwangi AKP Sudarsono, serta sejumlah stake holder terkait.

Kapolresta AKBP Arman mengatakan, kegiatan patroli skala besar di perairan Selat Bali ini dalam rangka untuk mengecek kesiap siagaan menjelang Tahun Baru 2020, setelah sebelumnya memperketat pengamanan liburan Natal 2019.

“Sasaran patroli ini juga untuk melihat situasi dan kondisi di perairan Selat Bali agar keamanan dilaut menjelang hingga disaat perayaan Tahun Baru berlangsung aman,” ungkap Kapolresta.

“Utamanya pemantauan terhadap gelombang, angin serta aktifitas para nelayan yang sedang melaksanakan kegiatan melaut,” tuturnya.

Selain itu kata AKBP Arman, kegiatan ini juga terfokus terhadap seluruh kapal ferry di lintas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang memuat orang dan barang. Sehingga bisa dipastikan kesiap siagaan masing masing kapal ferry dalam pelaksanaan libur Tahun Baru 2020 sesuai rencana.

“Untuk melayani para pengguna jasa penyeberangan di lintas Jawa-Bali, ASDP menyiapkan 56 armada kapal namun yang di operasikan setiap hari sebanyak 32 unit,” kata AKBP Arman.

“Untuk itulah, tim gabungan memantau melalui laut terhadap setiap pergerakan seluruh armada kapal sehingga fungsi patroli ini bukan hanya untuk penindakan saja, tapi juga melakukan pengawasan terhadap berbagai kegiatan yang ada di laut,” paparnya.

Sementara, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (p) Yulius Azz Zaenal menambahkan, patroli bersama ini dinilai sangat perlu untuk dilakukan, mengingat cuaca di kawasan perairan selat bali sulit untuk di prediksi.

“Karena disini sering kali terjadi cuaca buruk yaitu gelombang tinggi disertai angin kencang,” tutur Danlanal.

Jika terjadi kondisi ini menurut Danlanal, pengoperasian armada kapal di jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dilakukan penundaan demi keselamatan pelayaran.

“Dengan patroli ini juga bisa meminimalisir potensi kriminalitas di laut,” kata Danlanal.

Dalam hal ini, aparat TNI AL bersama kepolisian dan Basarnas stand by 24 jam non stop melakukan pengawasan di perairan selat bali agar jika terjadi aksi criminal dapat dilakukan penanganan cepat.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS