Mobil Terbakar Setelah Isi BBM, Pengemudinya Luka Parah

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Mobil terbakar di area SPBU di kawasan Kecamatan Muncar Banyuwangi, setelah mengisi BBM bersubsidi.

Peristiwa ini terjadi tepat di pintu keluar SPBU Kedungringin Desa Kedungringin Kecamatan Muncar, Jum’at (03/01/2020) sekira pukul 09.30 WIB.

Saat itu, kendaraan Daihatsu Zebra warna hijau bernopol DK 1458 BW yang dikemudikan Hariyono (50) dengan membawa istrinya, Dawiyah (50) keduanya warga Dusun Palurejo Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar mengisi BBM jenis premium.

Kapolsek Muncar, Kompol Jaenur mengatakan, dari pengakuan pemilik kendaraan, tangki BBM sudah di modifikasi agar bisa mengisi BBM lebih banyak lagi karena untuk di jual kembali.

“Setelah mengisi BBM itulah, kendaraan keluar SPBU dan sesampainya di pintu keluar tiba tiba muncul percikan api yang tidak diketahui asalnya,” ungkap Kapolsek.

Bersamaan dengan itu kata Kapolsek, percikan api tersebut langsung mengarah ke BBM sehingga mobil langsung terbakar.

“Mendapati peristiwa ini, pasangan suami istri itu langsung keluar kendaraan untuk menyelamatkan diri,” kata Kompol Jaenur.

Namun naas, korban Hariyono mengalami luka bakar pada kakinya. Sedangkan Dawiyah mengalami luka bakar pada kaki dan tangannya. Selanjutnya kedua korban dilarikan ke RS MMC Muncar guna mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek mengaku, dari hasil pengembangan penyidikan sementara kepolisian, di duga api berasal dari konsleting listrik di dalam kendaraan hingga merembet ke tangki BBM.

“Meski demikian, kepolisian terus melakukan upaya penyelidikan dengan memintai keterangan beberapa orang saksi mata juga korban,” papar Kapolsek.

Namun karena kondisi korban masih butuh perawatan, maka pemeriksaan terhadap keduanya akan dilakukan setelah mereka dinyatakan sembuh oleh tim medis.

Kapolsek menambahkan, jika dari hasil pemeriksaan nantinya kedua korban diduga bersalah telah memodifikasi tangki kendaraan untuk bisa mendapatkan BBM bersubsidi lebih banyak, maka kepolisian akan menerapkan beberapa pasal untuk menjeratnya.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak memodifikasi tangki kendaraannya karena hal itu melanggar peraturan,” kata Kapolsek.

“Apalagi dimanfaatkan untuk mendapatkan BBM bersubsidi yang selanjutnya di jual kembali,” imbuhnya.

Selain itu, berubahnya bentuk tangki kendaraan dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan pengendaranya.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS