Banyuwangi Awali Tahun Baru Islam Dengan Pawai Ta’aruf

Wabup Yusuf Melepas Balon Sebagai Tanda dimulainya Festival Muharram, Kamis (13/9)

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Mengawali Tahun baru Islam 1440 Hijriyah, Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Muharram dengan Pawai Ta’aruf. W

akil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko melepas ribuan peserta pawai ta’aruf di depan kantor Pemkab Banyuwangi, Kamis (13/9).

Kegiatan ini di ikuti 2.400 siswa dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) di 25 Kecamatan se Banyuwangi. Masing-masing kecamatan mengirimkan satu kafilah atau grup barisan yang jumlahnya sekitar 100 siswa.

Dengan mengenakan atribut Islam, mulai peci, sarung, surban hingga baju ikhrom ribuan siswa ini tampak semangat mengikuti Festival Muharram tahunan ini. Selain itu, pawai ini juga dimeriahkan 80 grup drum band yang mengiringi setiap kafilah. Serta satu grup drum band etnik yang beratraksi diawal pawai. 

Sesaat sebelum memberangkatkan pawai, Wabup Yusuf menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Pawai ta’aruf ini sangat bagus dan perlu ditumbuhkan terus menerus untuk memupuk rasa cinta terhadap budaya-budaya yang Islami,” ujar Wabup Yusuf.

“Masyarakat juga akan lebih mengenal budaya Islam yang sesungguhnya karena ada banyak pelajaran Islam yang bisa dilihat dalam pawai ini,” imbuhnya.

Wabup Yusuf mengaku, ini juga bisa menumbuhkan ketaqwaan dan keimanan anak-anak terhadap Islam. Selain itu, kegiatan ini memiliki makna yang dalam bagi siswa yang duduk di MI.

“Dengan gelaran pawai semacam ini bisa menguatkan tali silaturahmi dan konsolidasi antar MI. Lewat ajang ini pula, siswa siswi madrasah akan tumbuh inovasi dan kreasi dari masing-masing sekolahannya,” papar Wabup Yusuf.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi, Slamet, menambahkan, pawai taaruf ini merupakan agenda rutin Kemenag dalam memperingati  pergantian penanggalan kalender Islam.

“Kegiatan ini sengaja di masukkan dalam agenda Banyuwangi Festival dan terangkum dalam Festival Muharram karena untuk syiar Islam,” tutur Slamet.

Dalam pawai ini kata Slamet, pihaknya melibatkan semua kelompok kerja MI (KKMI) se Banyuwangi untuk ikut berpartisipasi.

“Dengan cara ini diharapkan masyarakat akan selalu mengingat budaya-budaya Islam dan memperkuat Iman dan taqwanya,” kata Slamet.

Pawai ini dimulai pukul 09.00 Wib dengan start depan kantor pemkab dan finish Taman Blambangan berjarak sekitar 3 km.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.