Disperipangan Banyuwangi Underwater Restocking di Pantai Bulusan

Kadisperipangan Hary CP memantau kondisi benih ikan yang akan di tebar

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Dinas Perikanan dan Pangan Banyuwangi bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur melakukan Underwater Restocking atau penebaran benih ikan di rumah ikan (Fish Apartemen) di kawasan Pantai Bulusan Lingkungan Kampung Baru Kelurahan Bulusan Kecamatan Kalipuro Banyuwangi, Kamis (8/11).

Sebanyak 8000 bibit ikan kerapu berukuran 7 hingga 9 cm dengan usia 4 bulan di tebar di dalam ratusan Fish Apartemen yang sebelumnya di tenggelamkan pada Rabu (3/10) lalu.

Dengan adanya apartemen ikan ini, selain bisa dijadikan wisata bahari juga menumbuhkan mata rantai ekosistem ikan. Sehingga ikan-ikan yang hilang bisa datang kembali.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo mengatakan, penebaran benih ikan dinilai sebagai langkah tindak lanjut dari penenggalaman Fish Apartemen tersebut terkait dengan pengkayaan sumber daya ikan di laut.

Dan upaya ini dilakukan bersama dengan para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan, Wira Laut.

“Ini berbeda dengan sebelumnya yang hanya Konservasi Underwater dengan tebar ikan saja,” ujar Hary.

“Kali ini, dilakukan penebaran ikan ke dalam Fish Apartemen sehingga di harapkan pengkayaan sumber daya ikan di laut yang lestari bisa muncul,” imbuhnya.

Dalam artian, ke depan keberadaan Fish Apartemen tersebut menjadi konservasi trumbu karang buatan di sekitarnya yang berdampak pada daya tarik wisata atau Wisata Bahari.

“Selain di pantai Bulusan yang telah dijadikan kawasan konservasi, penebaran benih ikan ini juga telah di lakukan di kawasan Pantai Bangsring dan Pantai Bengkak di Kecamatan Wongsorejo,” papar Hary.

Dia berharap, dengan adanya penebaran ikan di Fish Apartemen ini bagi nelayan bukan hanya menangkap saja namun ikut serta mengelola sumber daya ikan yang ada di laut.

“Sehingga, para nelayan tidak hanya melakukan penangkapan ikan saja tapi harus juga melestarikan sumber daya ikan,” tutur Hary.

Bahkan dalam penangkapan ikan pun di utamakan dengan pola tangkap yang ramah lingkungan atau tangkap lestari.

Sebelumnya, sebanyak 210 rumah ikan ditenggelamkan di pantai Bulusan tersebut.

Ikan ikan yang sebelumnya berada 5 mil dari bibir pantai baru bisa di temukan, namun dengan adanya Fish Apartemen itu bisa di temui 3 mil dari bibir pantai.

Setelah satu bulan, Fish Apartemen mulai ditumbuhi lumut sehingga menarik ikan ikan yang berada di tengah untuk datang.

Sementara itu, dalam kurun waktu 3 bulan, benih ikan yang di tebar tersebut yang awalnya seukuran 7 hingga 9 cm bisa mencapai 30 centimeter.

“Tapi nelayan tidak di perbolehkan melakukan penangkapan ikan radius 100 meter dari keberadaan Fish Apartemen itu,” pungkas Hary.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.