Longsor di Jalan Jelun-Banjar, Akses ke Kawah Ijen Terganggu

Kondisi Jalan Jelun-Banjar Yang Ambrol

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Akibat terjadinya longsor di sepanjang jalan yang menghubungkan dua desa di wilayah Kecamatan Licin Banyuwangi, menyebabkan terganggunya akses jalur ke wisata Kawah Ijen.

Longsor ini tepatnya terjadi di jalan penghubung antara Desa Jelun dengan Desa Banjar. Dan di lokasi longsor tersebut terdapat jurang cukup dalam, sehingga membahayakan bagi pengendara kendaraan bermotor.

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa maupun kecelakaan kendaraan bermotor, di lokasi di pasang police line supaya para pengendara berhati hati dan mengurangi laju kecepatan kendaraannya.

Salah seorang warga Desa Jelun, Asrorik mengatakan, pada minggu sore (25/11) di wilayah setempat di guyur hujan cukup deras hingga beberapa jam. Menyebabkan aliran air di dam yang ada di sisi barat dan masuk kawasan Desa Banjar meluap membawa lumpur dan berbagai macam material.

“Air meluber ke jalan raya sampai ke jembatan cawan, yang jadi penghubung antara Desa Jelun dengan Desa Kenjo Kecamatan Glagah,” ungkap laki laki berusia 42 tahun tersebut.

Dia menjelaskan, karena debit air yang menggenangi jalanan cukup tinggi, menyebabkan dua sepeda motor hanyut terbawa air. Sedangkan dua pengendaranya berhasil di selamatkan meskipun sempat terseret.

“Tapi saya tidak tahu persis kejadian itu, hanya katanya saja,” tutur Asrorik.

Sementara itu, di titik akhir aliran banjir ini tepatnya di area jembatan cawan di penuhi lumpur hingga memenuhi seluruh badan jalan, yang menyebabkan puluhan pengendara sepeda motor sempat terjatuh karena licin.

Hingga Senin siang (26/11), di sekitaran jembatan cawan terpantau masih ada beberapa orang warga yang membersihkan lumpur. Padahal di bawah jembatan cawan tersebut terdapat aliran air yang bejarak kurang lebih 7 meteran dari badan jalan.

Namun karena volume air yang membawa lumpur cukup tinggi, tidak bisa masuk ke aliran sungai yang debitnya juga meningkat segnifikan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait luapan banjir di wilayahnya ini, Camat Licin Banyuwangi, Hartono tidak bersedia berkomentar dengan alasan masih dalam perjalanan dari luar kota.

Demikian halnya dengan Kapolsek Licin, AKP Jupriyadi yang tidak mengangkat ponselnya saat di hubungi. Bahkan di datangi di Mapolsek pun, Kapolsek tidak berada di tempat.

Juga Danposramil Licin, Peltu Ludiyanto yang enggan berkomentar dan memilih menyerahkan kepada Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Infantri Ruli Nuryanto untuk memberikan keterangan.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.