Kampung KB Jadi Program Prioritas DPPKB

Penyebar luasan materi informasi KB dan kespro (MKJP) mengenai efek samping, kelebihan atau kekurangan.



Ilex Vis - Kampung Keluarga Berencana (KB) menjadi program prioritas di tahun 2017 dari Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi.

Kampung KB ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo kepada Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), bahwa satu kecamatan di setiap kabupaten se Indonesia di haruskan ada satu desa yang menjadi kampung KB.

Sementara di Banyuwangi sendiri baru ada beberapa kampung KB diantaranya Desa Sidomulyo Kecamatan Sempu dan Desa Sumberbaru, Kecamatan Singojuruh.

Kasi Advokasi dan Penggerakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi, Heri Supriyanto mengatakan, satu daerah bisa menjadi kampung KB jika di satuan wilayah setingkat RW atau dusun atau desa yang melaksanakan program kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga secara komprehensif dan terintegrasi dengan program pembangunan lintas sektor lainnya, dalam rangka meningkatkan kwalitas hidup dan kesejahteraan.

“Selain Kampung KB, BKKBN juga memiliki 3 pilar program, yaitu Kependudukan, Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi serta Pembangunan Keluarga,” ujar Heri.

“Oleh karena itulah, dalam rangka meningkatkan kerja sama bersama mitra kerja di bidang advokasi, komunikasi, informasi dan edukasi tentang program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKB-PK), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Banyuwangi akan melaksanakan kegiatan Advokasi KIE Bellow The Line,” papar Heri.

Dengan prioritas kegiatan di tahun 2018 adalah pembinaan dan sosialisasi kebijakan, strategi dan materi advokasi dan KIE pembangunan KKB bag imitra kerja dan media massa.

Juga penyebar luasan materi informasi KB dan kespro (MKJP) mengenai efek samping, kelebihan atau kekurangan.

“Selain itu, juga advokasi dan KIE (lini bawah) serta peningkatan peran mitra kerja (kemitraan) di seluruh tingkat wilayah. Peningkatan pelaksanaan advokasi dan KIE program KKBPK melalui musyawarah pendapat serta pemanfaatan momentum pilkada 2018 di tingkat propinsi dan kabupaten atau kota,” kata Heri.

Lebih lanjut Heri mengatakan, pihaknya berkeinginan semua media ikut serta menggaungkan berbagai program Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi ini, supaya bisa diterima dan di laksanakan oleh masyarakat.

Add comment


Security code
Refresh