Antisipasi Daging Tidak Sehat, Dispertan Sidak Pasar

Untuk stok daging selama bulan ramadhan ini jumlahnya dipastikan aman.



Ilex Vis - Guna mengantisipasi adanya daging tidak sehat yang di konsumsi masyarakat menjelang lebaran, Dinas Pertanian Banyuwangi melakukan sidak daging di pasar tradisional, Senin dini hari (19/6).

Sasaran utama adalah di pasar Blambangan Banyuwangi, karena disini banyak terdapat pedagang berjualan daging sapi maupun ayam potong.

Dalam sidak tersebut, petugas dari Dinas Pertanian memburu adanya daging sapi tidak sehat yang di duga mengandung penyakit, gelonggongan, ataupun campuran. Selain itu, daging ayam mati kemarin (tiren) ataupun daging ayam tidak sehat untuk konsumsi juga tidak luput dari inspeksi tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan yang memimpin langsung jalannya sidak itu mengatakan, kegiatan ini di laksanakan pihaknya untuk melihat kondisi pasar daging di Banyuwangi, serta kwalitas daging, kesehatan hewan yang di sembelih juga ketersediaan daging yang cukup karena Banyuwangi ingin swasembada daging.

“Dari hasil pantauan, kami tidak menemukan adanya daging ayam maupun sapi dalam kondisi yang rusak, dengan kata lain semua dalam kondisi yang baik dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Arief.

Dia menambahkan untuk stok daging selama bulan ramadhan ini jumlahnya dipastikan aman.

Meskipun ada peningkatan jumlah konsumsi masyarakat, namun jumlahnya di nilai masih mencukupi. Misalnya, untuk daging ayam broiler produksi hariannya sebanyak 11.883 Kg/hari. Di hari biasa tingkat konsumsi masyarakat sebesar 10.706 kg/hr, namun selama ramadhan ini jumlahnya meningkat menjadi 11.776 kg/hari.

“Untuk daging sapi produksinya 6.364 kg/hr, tingkat konsumsi masyarakat pada hari biasa sebanyak 4.273 kg/hr, dan dibulan ramadhan ada kenaikan konsumsi menjadi 4.700 kg/hari,” papar Arief.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Bambang Sugiyanto mengatakan, setiap waktu Dinas Pertanian melakukan sidak daging sapi maupun ayam di pasar Blambangan, guna menjamin daging yang terdistribusi ke masyarakat sudah Aman, Sehat, Utuh dan Halal (Asuh).

“Pengawasan ini akan terus dilakukan oleh Dinas Pertanian Banyuwangi hingga Lebaran 2017,” kata Bambang.

“Ini dilakukan untuk keamanan masyarakat yang akan mengkonsumsi daging saat Lebaran tahun ini,” imbuhnya.

Add comment


Security code
Refresh