Pertina Jatim Bekukan Pertina Jatim

SK kepengurusan Pertina Banyuwangi yang diketuai oleh Pelni Rompis sudah tak berlaku lagi.

Daus VIS - Karena dianggap telah melakukan sejumlah pelanggaran dan mendapat mosi tidak percaya dari anggota, Pesatuan Tinju Amatir atau Pengprov Pertina Jawa Timur membekukan kepengurusan Pertina Banyuwangi yang dipimpin oleh Pelni Rompis.

Pertina Jawa Timur secara resmi mencabut Surat Keputusan (SK) Pertina Kabupaten Banyuwangi masa kepengurusan 2016 – 2019. SK pencabutan yang dikeluarkan Pertina Provinsi Jawa Timur bernomer 18 dikeluarkan 07 Juli 2017 dan diterima oleh KONI Banyuwangi pada 10 Juli 2017.

Dengan turunnya SK tersebut, maka SK kepengurusan Pertina Banyuwangi yang diketuai oleh Pelni Rompis sudah tak berlaku lagi. Sehingga kepengurusan lama tersebut tak berhak lagi melakukan segala kegiatan yang berhubungan dengan administrasi dan dan organisasi Pertina Banyuwangi.

Dalam SK pencabutan itu dijelaskan bahwa otoritas mulai dari administrasi dan organisasi Pertina Banyuwangi dalam pembinaan dan prestasi untuk sementara diserahkan kepada KONI Banyuwangi.

SK pencabutan itu muncul karena adanya mosi tak percaya dari pengurus sasana tinju di Banyuwangi dan temuan pelanggaran manipulasi data penyalahgunaan anggaran.

Surtiyono Wakil Ketua I KONI Banyuwangi menuturkan, setelah menerima SK tersebut, pihaknya akan mengundang sejumlah sasana yang ada di Banyuwangi guna mengambil langkah selanjutnya, untuk membahas rencana Musyawarah Luar Biasa atau Muscablub. Sedangkan kepemgurusan pertina banyuwangi ditangani langsung oleh KONI banyuwangi, sampai terbentuknya pengurus baru.

Rencananya, Muscablub Pertina Banyuwangi ditargetkan tuntas sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten atau Porkab Banyuwangi yang akan digelar pada September mendatang.

jika nantinya Pertina Banyuwangi sudah terbentuk kepengurusan baru yang sah, maka anggaran tahun 2017 untuk Pertina Banyuwangi dapat ditindaklanjuti. Karena yang bisa mencairkan anggaran itu hanya kepengurusan yang sah. Besarnya dana hibah dari pemerintah daerah yang di ploting untuk Pertina Banyuwangi Rp. 33 juta.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Ketua Pertina Banyuwangi, Pelni Rompis enggan berkomentar terkait masalah surat pembekuan kepngurusannya tersebut. Pria yang juga berstatus sebagai guru olahraga itu mengaku sudah berbuat yang terbaik untuk Pertina Banyuwangi.

Add comment


Security code
Refresh