Timotius : Saya Seperti Di Mahkotai Mahkota Emas Oleh Bupati Banyuwangi

Timotius mengaku kesal dengan pernyataan petugas itu, lalu diapun mendaftarkan anaknya di SMP Negeri 1 genteng.

Ilex Vis - Perasaan Timotius Purno Ribowo, Bapak dari Yenima Swandina Alfa campur aduk saat mendapat kabar kalau dirinya dan anaknya di undang sarapan pagi oleh Bupati Abdullah Azwar Anas di ruang kerjanya di Kantor Pemkab Banyuwangi.

“Saya sangat terharu dan bergembira atas perhatian Bupati Anas terhadap keluarga saya. Saya bagaikan di mahkotai mahkota emas di kepalanya karena merasa terhormat dengan undangan ini,” kata Timotius usai sarapan barang bupati Anas.

Menurut laki laki yang kesehariannya bekerja sebagai tukang tambal ban tersebut, dirinya tidak merasa dendam ataupun trauma terhadap permasalahan yang sebelumnya di hadapinya, terkait pelarangan masuk anaknya tersebut di SMP Negeri 3 Gentang saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) karena tidak memakai jilbab.

“Ini adalah seni dalam kehidupan yang selalu saya ajarkan kepada kedua anak saya,” ujarnya.

“Hidup itu terkadang ada di atas bisa juga di bawah. Kadang sakit juga kadang sehat. Dan jika ada orang yang membenci harus tetap tersenyum dan menerima apa adanya,” imbuh Timotius.

Dia menyadari bahwa setiap watak manusia itu ada perbedaan. Demikian halnya saat dirinya menghadapi petugas PPDB di SMP Negeri 3 Genteng, yang di akuinya bertugas di depan.

“Saat tahu anak saya di terima di sekolahan tersebut melalui jalur online, saya pun mendaftar ulang,” ungkap Timotius.

Namun ternyata yang dia dapat justru omongan kasar dari petugas tersebut. Yang mengatakan, SMP Negeri 3 Genteng tidak menerima siswi non muslin apalagi tidak berjilbab. Mendapati omongan petugas tersebut, Yenima yang saat itu bersama bapaknya langsung menangis.

“Saya kesal dengan pernyataan petugas itu, lalu saya mendaftarkan anak saya di SMP Negeri 1 genteng melalui jalur minat, bakat, dan prestasi hingga akhirnya di terima,” paparnya.

“Seharusnya tidak perlu ada kebijakan tersebut dan kalaupun ada, penyampaiannya saya harap yang sopan dan tidak kasar,” pungkas Timotius.

Usai bertemu dengan Bupati Anas, raut wajah Yenima tampak sumringah.

“Saya senang bisa bertemu Bupati Anas secara langsung,apalagi makan pagi bersama,” ungkapnya gembira.

Yenima bercita cita menjadi bidan jika dewasa nanti.

Add comment


Security code
Refresh