4 Pelaku Pemakai Dan Pengedar Obat Terlarang Di Tangkap Polisi

Total barang bukti yang berhasil di amankan sebanyak 3.149 butir obat jenis Trihexyphenidyl yang siap edar dan siap untuk di konsumsi.

Reporter : Ilex Vis

Radiovisfm.com, Banyuwangi - Satuan Reskoba Polres Banyuwangi menangkap 4 pengedar dan pemakai obat terlarang, dengan mengamankan barang bukti ribuan butir obat jenis Trihexyphenidyl.

Awalnya, kepolisian mengamankan Hilalul Qomar (20) di rumahnya di kawasan Dusun Kedungbaru Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari. Dari tangan laki laki yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan tersebut, di amankan barang bukti 52 butir obat Trihexyphenidyl, uang tunai Rp 25.000 dan 1 unit ponsel.

Di hadapan petugas, dia mengaku mendapatkan obat sediaan farmasi itu dari bandarnya, Supriyanto (30) yang di akui sebagai temannya. Sejumlah anggota Satreskoba pun bergerak menuju ke rumah Supriyanto di kawasan Dusun Susukan Kidul RT 01 RW 02 Desa Gladag Kecamatan Rogojampi, hingga di lakukan penangkapan.

Dari laki laki yang hanya tamatan SD kelas 5 ini, petugas tidak menemukan barang bukti obat yang sama, namun hanya menyita uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 300.000 dan 1 unit ponsel.

Penelusuran kepolisian tidak hanya sampai disini dan aparat kembali bergerak ke kawasan Desa Gintangan. Pasalnya, menurut pengakuan tersangka Supriyanto, dirinya bertransaksi bersama temannya yang di akui bernama Achmad Subhan bertempat tinggal di Dusun Krajan RT 01 RW 02 Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari.

Disini, petugas berhasil menangkap laki laki berusia 23 tahun tersebut, dengan menyita barang bukti 87 butir obat Trihexyphenidyl, uang tunai Rp 98.000 dan 1 buah tas hitam serta 1 unit ponsel. Di lokasi yang sama, petugas juga menangkap Hery Purnomo (28) warga Dusun Krajan Wetan RT 01 RW 02 Desa Wonosobo Kecamatan Srono saat hendak mengedarkan obat obatan Trihexyphendil.

Dari tangan laki laki yang hanya tamatan SD tersebut, kepolisian mengamankan 3.000 butir obat Trihexyphenidyl, 17 bungkus rokok, uang tunai Rp 524.000 yang merupakan hasil penjualan, 1 bendel plastic klip dan 1 unit ponsel.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra melalui KBO Narkoba, Iptu Suryono Bhakti mengatakan, dari tangan ke empat tersangka tersebut, total barang bukti yang berhasil di amankan sebanyak 3.149 butir obat jenis Trihexyphenidyl yang siap edar dan siap untuk di konsumsi.

“Dari hasil pengembangan penyidikan, di duga kuat ke empatnya merupakan satu jaringan,” ujar Kasat Narkoba.

Dan untuk mempertangung jawabkan semua perbuatannya, para tersangka beserta barang buktinya di amankan di Mapolres Banyuwangi. Mereka di jerat pasal 197 subsider pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Add comment


Security code
Refresh