Pemkab Terus Kaji Layanan Angkot Gratis

Lima bulan kedepan, program angkutan sekolah gratis ini akan terus dipantau.

Reporter : Daus VIS

Radiovisfm.com, Banyuwangi

Penerapan program angkutan gratis sekolah akan terus dikaji oleh pemkab Banyuwangi untuk diteruskan atau tidak. Bahkan penerapan program angkutan sekolah gratis tersbut juga akan dikembangkan di wilayah Banyuwangi bagian selatan. Karena saat ini, program angkutan sekolah gratis ini juga diminta oleh kalangan siswa di wilayah Banyuwangi selatan.

Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Kusiyadi menuturkan, untuk lima bulan kedepan, program angkutan sekolah gratis ini akan terus dipantau efektifitasnya, apakah sudah memenuhi kebutuhan siswa dan memang diinginkan oleh siswa sendiri. Karena jika dalam tahap uji coba ternyata animo siswa untuk memanfaatkan angkutan gratis ini rendah, maka program tersebut hanya akan dilanjutkan hingga bulan Desember mendatang.

Kusiyadi mengaku, berdasarkan pantauan Dinas Perhubungan, program angkutan sekolah gratis ini relatif banyak dimanfaatkan oleh para siswa sendiri. Kebanyakan mereka yang memanfaatkan adalah siswa sekolah SD dan SMP. Karena kebanyakan siswa SMA menggunakan kendaraan pribadi. Setiap harinya tercatat, untuk satu kali jalan, satu angkutan sekolah gratis tersebut, diisi oleh sedikitnya 10 siswa. Jumlah tersebut kata Kusiyadi, dianggap sudah relatif banyak untuk ukuran penumpang angkutan umum.

Kusiyadi menambahkan, saat ini pihaknya telah menerima masukan dari siswa sekolah di wilayah Banyuwangi bagian selatan, yang menginginkan agar program angkutan sekolah gratis tersebut diterapkan di wilayahnya.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Perhubungan akan melakukan kajian terkait penerapan angkutan gratis di sana. Karena diwilayah Banyuwangi selatan, tidak ada angkutan umum sebagaimana di Banyuwangi kota. Banyuwangi memiliki angkutan gratis untuk pelajar ke sekolah, yang di launching pada hari Sabtu (29/7/17). ?Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita yang bersamaan dengan kunjungan kerjanya ke Banyuwangi.

Bupati Abdullah Azwar Anas berharap fasilitas ini bisa membantu memudahkan pelajar saat akan berangkat dan pulang sekolah.Selain memudahkan pelajar, angkutan gratis ini, diharapkan juga ingin mengurangi kepadatan di jalan saat jam berangkat dan pulang sekolah. Juga untuk menekan jumlah pelajar usia SMA yang menggunakan motor. Otomatis juga bisa mengurangi angka kecelakaan lalu-lintas.

Angkutan pelajar melayani antar jemput siswa ke sekolah. Pagi hari, beroperasi mulai pukul 06.00 WIB. Sedangkan siangnya pukul 12.30 WIB atau berdasarkan situasi. Misalnya, ada sekolah yang pulangnya lebih awal, maka angkutan ini akan beroperasi lebih awal. Sehingga hadirnya fasilitas ini benar-benar membantu dan memberikan kemudahan bagi pelajar, terutama mereka yang tidak memiliki kendaraan.

Add comment


Security code
Refresh