Menjamurnya Pertamini, Pemerintah Tak Jamin Konsumennya

Pertamini harus dibawah naungan BUMDes.

Reporter : Daus VIS

Radiovisfm.com, Banyuwangi

Bisnis pengisian bahan bakar minyak (BBM) milik warga atau yang lebih dikenal dengan Pertamini mulai menjamur di Banyuwangi. Namun sayang, mayoritas usaha itu belum memiliki izin dari pemerintah alias ilegal. Pemerintah tidak bisa menjamin standart baku dan kualitas usaha pertamini serta tidak bisa memberikan perlindungan kepada konsumen yang memanfaatkan pertamini tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banyuwangi, Ketut Kencana menuturkan, pihaknya melihat semakin maraknya usaha pertamini di Banyuwangi. Padahal keberadaan usaha penjualan bensin menggunakan mesin pompa eletrik tersebut, tidak memiliki standart baku dan kelayakan jual hingga berpotensi merugikan konsumen. Pemerintah tidak bisa memberikan perlindungan jika ada konsumen yang dirugikan oleh pertamini tersebut.

Penjualan pertamini yang menggunakan pompa eletrik, tidak diketahui apakah hitungan liter yang dikeluarkan sesuai dengan harga rupiah yang dibayar konsumen. Karena mesin pompa elektrik tersebut tidak bisa di tera ulang oleh dinas lantaran usaha pertamini tersebut ilegal.

Disisi lain, pemerintah juga tidak bisa menjamin apakah jenis bensin yang dijual murni pertamax atau campuran dengan jenis lain. Namun demikian lanjut Ketut, Dinas Perindustrian tidak punya kewenangan untuk menertibkan pertamini ilegal tersebut, karena menjadi kewenangan Satpol PP.

Ketut Kencana menambahkan, pendirian pertamini bisa dilakuka secara sah atau legal dengan syarat, usaha pertamini tersebut berada dibawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sehingga ada lembaga yang menjadi tanggung jawab melakukan pembinaan.

Add comment


Security code
Refresh