Bocah Peselancar Peserta Karnaval Kebangsaan Terluka, Di Duga Di Gigit Ular

Dalam kondisi kaki korban terikat, aparat Satpol PP itu pun dengan sigap membopong tubuh korban menuju ke mobil ambulance.

Reporter : Ilex Vis

Radiovisfm.com, Banyuwangi - Seorang Peselancar masih duduk di bangku Sekolah Dasar terpaksa harus di larikan ke rumah sakit, karena di duga kakinya di gigit ular saat hendak mengikuti Karnaval Kebangsaan yang di gelar oleh Pemkab Banyuwangi.

Korban adalah Radit Yoga Pratama (12) siswa kelas 6 pada SDN 1 Sumber Agung Kecamatan Pesanggaran tersebut, di bopong oleh salah satu anggota Satpol PP setelah di ketahui kakinya terluka akibat di duga di gigit ular. Dengan di dampingi bapaknya, Harsono (35), bocah asal Dusun Pancer Desa Sumber Agung Kecamatan Pesanggaran tersebut di larikan ke RSUD Blambangan Banyuwangi dengan menggunakan mobil ambulance yang telah di siapkan oleh pihak panitia di lokasi acara.

Peristiwa naas ini terjadi, saat korban bersama bapaknya dan para peserta lainnya berada di area Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, untuk menunggu giliran di berangkatkan. Korban bersama bapaknya ikut serta meramaikan kegiatan Karnaval Kebangsaan tersebut dari komunitas Sadar Wisata.

Selain korban dan bapaknya yang memang merupakan peselancar di kawasan Pantai Pulau Merah Pesanggaran, dalam barisan Komunitas Sadar Wisata itu juga di isi oleh puluhan peselancar lainnya, yang di pimpin langsung oleh pengurus wisata Pantai Pulau Merah, Suhendro (48).

“Saat nunggu giliran di panggil, saya dan anak saya juga para peserta lainnya nonton di area TMP,” ungkap Harsono.

“Saat itulah, tiba tiba anak saya mengaku kaki kanannya terasa perih dan terdapat bercak darah,” imbuhnya.

Secara spontan, Harsono berteriak kalau anaknya di gigit ular. Lalu dia mengikat kaki anaknya menggunakan tali, yang di akuinya agar racun ular tidak menjalar ke tubuh anaknya.

Insident ini pun di ketahui oleh salah satu anggota Satpol PP yang tengah bertugas mengamankan kegiatan Karnaval Kebangsaan tersebut di depan Kantor Pemkab Banyuwangi yang merupakan garis start.

Selanjutnya, dalam kondisi kaki korban terikat, aparat Satpol PP itu pun dengan sigap membopong tubuh korban menuju ke mobil ambulance yang berada di depan pintu masuk sisi utara gedung kantor Pemkab.

Sementara itu, sesampainya di IRD RSUD Blambangan Banyuwangi, luka korban di tangani oleh beberapa orang tim medis yang di duga akibat bekas gigitan ular. Selang beberapa menit di tangani, korban pun di perbolehkan pulang karena lukanya di nilai tidak berbahaya.

Add comment


Security code
Refresh