Gandrung Sewu, Masuki Tahap Monitoring Penari

Untuk tema Festival Gandrung Sewu di tahun 2017 ini adalah Kembang Pepe, dengan melibatkan ribuan penari dari para pelajar SMP dan SMA serta Mahasiswa.

Reporter : Ilex Vis

Radiovisfm.com, Banyuwangi - Perhelatan Festival Gandrung Sewu mulai memasuki tahapan monitoring penari dari masing masing kecamatan.

Bertempat di Lapangan Taman Blambangan Banyuwangi, Selasa (12/9), ratusan pelajar dari 6 kecamatan mengikuti seleksi sekaligus monitoring dari pihak panitia. Yakni dari Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Giri, Glagah, Banyuwangi dan Kecamatan Licin.

Ketua panitia sekaligus penggagas Festival Gandrung Sewu, Budiyanto mengatakan, sebelumnya, di masing masing kecamatan sudah di tunjuk tim koordinasi untuk bisa menyiapkan penari.

“Setelah di seleksi di tingkat kecamatan, mereka mengikuti tahap monitoring persiapan penari dari masing masing kecamatan, apakah sudah sesuai dengan yang di instruksikan oleh panitia,” ungkapnya.

Budiyanto mengaku, dari monitoring ini, akan di rekomendasikan pada mereka mengenai apa saja kekurangan ataupun kelebihan yang harus di benahi, utamanya terkait gerakan tari.

“Jika dari hasil monitoring ini masih di temukan adanya penari yang gerakannya sudah tidak bisa di benahi lagi, maka akan di keluarkan,” tutur Budiyanto.

Meski demikian, untuk perhelatan Gandrung Sewu ini unsurnya adalah mengutamakan pembinaan, tidak seketat saat akan tampil di Istana Negara beberapa waktu lalu. Sehingga, kalau ada para penari masih bisa di bina dan di latih, maka akan di loloskan.

“Salah satu kriteria pelajar yang bisa mengikuti perhelatan ini, memiliki tinggi badan minimal 145 cm,” pungkasnya.

Untuk tema Festival Gandrung Sewu di tahun 2017 ini adalah Kembang Pepe, dengan melibatkan ribuan penari dari para pelajar SMP dan SMA serta Mahasiswa. Seperti di tahun sebelumnya, Festival Gandrung Sewu kali ini masih di gelar di Pantai Boom pada 8 Oktober 2017.

Sementara itu, setelah di Taman Blambangan, tahap monitoring juga akan di laksanakan di Lapangan Banje Desa Gladag Kecamatan Rogojampi pada Rabu (13/9) dengan melibatkan pelajar dari Kecamatan Rogojampi, Kabat, Singojuruh, Songgon dan Blimbingsari. Selanjutnya pada Kamis (14/9) di laksanakan di Kecamatan Tegaldlimo, untuk memonitoring para peserta dari Kecamatan Cluring, Purwoharjo, Tegaldlimo, Muncar dan Srono.

Berlanjut pada Jum’at (15/9) di laksanakan di Lapangan Maron Kecamatan Genteng, dengan melibatkan pelajar dari Kecamatan Genteng, Tegalsari, Sempu, Glenmore, Kalibaru dan Gambiran. Dan terakhir, pada Sabtu (16/9) di laksanakan di Kecamatan Silir Agung untuk memonitoring para peserta dari Kecamatan Pesanggaran, Bangorejo dan Siliragung.

Add comment


Security code
Refresh