Lempar Bondet, Satu Dari 7 Perampok Terluka Parah

Pelaku lainnya mengalami luka tembak pada kaki dan punggungnya, karena berusaha kabur saat hendak ditangkap kepolisian

Reporter : Ilex Vis

Radiovisfm.com, Banyuwangi - Kawanan perampok yang menyatroni rumah warga di kawasan Dusun Kepundungan RT 03 RW 02 Desa Kepundungan Kecamatan Srono Banyuwangi berhasil ditangkap dan di lumpuhkan kepolisian.

Aksi komplotan perampok yang di duga berjumlah 7 orang tersebut, berhasil masuk ke dalam rumah yang di tempati oleh Kiki Widya Prasetyandari (23), dengan cara mencongkel dan merusak jendela rumah serta merusak teralis besi jendela, Rabu dini hari (13/9) sekira pukul 01.30 WIB.

Mereka juga merusak pintu belakang rumah. Selanjutnya, para pelaku menyekap korban dan mengikat tangan korban menggunakan tali raffia serta membentak bentak sambil mengancamnya dengan senjata tajam berupa clurit. Semula kedua tangannya diikat di bagian depan. Lantaran terus berontak ikatan itu dirubah ke bagian belakang. Mulut mahasiswi S2 Universitas Jember tersebut terus berteriak meminta tolong, hingga para pelaku pun menutupnya menggunakan lakban.

Selanjutnya, 3 orang pelaku mengobrak abrik barang yang ada di dalam lemari dan mereka meminta korban untuk menunjukkan tempat penyimpanan uang. Korban pun mengatakan di dalam rumah tidak ada uang. Para pelaku itu pun sempat menanyakan keberadaan orang tuanya. Dengan nada takut wanita berjilbab ini menimpali bahwa ayah dan ibunya tidak tidur di rumah. Keduanya diakui korban bermalam di toko yang bersebelahan dengan rumahnya.

Usai mendengar penjelasan dari korban, pelaku berusaha menerobos masuk ke dalam toko yang bangunannya terpisah dengan rumah induk. Meski sempat mencongkel pintu, ulah perampok akhirnya batal setelah pemilik rumah menghubungi sejumlah tetangga yang lantas berdatangan. Kelima pelaku akhirnya kabur meninggalkan TKP menuju ke daerah persawahan. Selang 30 menit, sejumlah anggota resmob Polres Banyuwangi dan aparat polsek srono mendatangi TKP untuk melakukan pengejaran.

Salah satu pelaku yang di ketahui bernama Abdul Azis (41), asal Dusun Bendelan RT 01 RW 02 Desa Arjasa Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, melemparkan bondet (bom ikan) ke arah warga. Namun naas, bondet tersebut meledak hingga tangan dan wajahnya terluka parah. Selain itu, satu pelaku lainnya Misnatun (33) warga Desa Ramban RT 21 RW 27 Kecamatan Cereme Kabupaten Bondowoso mengalami luka tembak pada kaki dan punggungnya, karena berusaha kabur saat hendak ditangkap kepolisian. Kini, keduanya sama-sama menjalani perawatan di RSUD Genteng.

Kasat Reskim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Effendi mengatakan, selain dua orang ini, petugas juga mengamankan dua orang yang bertugas sebagai penjemput, yakni Edi Wahyono (37) dari Dusun Sumber Ayu RT 03 RW 03 Desa Sumber Beras, Kecamatan Muncar dan Eko Ferdiyanto (27) warga Dusun Tegal Paron, Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

“3 pelaku lainnya berhasil kabur, kini masih jadi buronan kepolisian,” ungkap AKP Sodik.

Guna pengembangan penyidikan, pemilik rumah Selamet Rohani (47) dan anaknya, Kiki di mintai keterangan di Mapolres Banyuwangi. Menurut Kiki, saat dirinya terjaga dari tidur melihat sinar lampu menyilaukan mata yang diikuti kelebatan seseorang hendak memasuki kamar.

“Padahal lampu di bagian dalam rumah telah dipadamkan,” ujar Kiki.

Secara spontan dia berteriak. Lengkingan suaranya justru memicu para perampok yang telah menyatroni kediamannya bertindak kasar. Hingga terjadi incident yang menegangkan tersebut, yang berakhir dengan di tangkapnya 4 orang dari 7 pelaku perampokan.

Add comment


Security code
Refresh