Tim Asal Iran Absen Pada ITdBI 2018

Puluhan Pebalap ITdBI saling beradu cepat untuk menjadi yang terbaik.

Olahraga
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Pembalap dari benua Asia dan Australia bakal bertarung untuk memperebutkan gelar juara pada kompetisi balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2018.

Kompetisi yang masuk kategori 2.2 ini digelar dalam empat etape mulai Rabu hingga Sabtu (26-29/9) dengan total lintasan sepanjang 599 km.

Tim-tim tersebut akan menurunkan para pembalap terbaiknya dari Asia hingga Eropa. Beberapa bahkan sudah langganan juara sejumlah ajang balap sepeda di Indonesia.

Event Director ITDBI 2018 Jamaluddin Mahmood mengatakan bahwa kualitas ajang balap sepeda tahunan tersebut semakin kompetitif. Sebab, persaingan lebih merata. Potensi juara tidak didominasi tim-tim besar.

“Tahun ini kemampuan peserta yang ikut cukup balance, meskipun mereka semua mempunyai kelebihannya masing-masing,” ujar Jamaluddin.

“Ada tim yang unggul di rute flat, juga ada yang sangat jago di jalur tanjakan. Sehingga di pastikan, kemenangan di tiap etape tidak akan didominasi oleh satu tim saja,” paparnya.

Jamal melanjutkan, tim yang patut diperhitungkan salah satunya St. George Continental dari Australia yang baru saja merebut gelar juara tim di Tour de Siak 2018.

“Tak hanya itu, pembalap mereka, Matthew Zenovich, juga menjadi juara umum alias general classification di ajang itu,” ungkap Jamaluddin.

Pembalap Selandia Baru 24 tahun itu bakal kembali turun untuk mengulangi hasil impresif tersebut di Banyuwangi.

 Selain St. George, kata Jamal, tim Asia juga tidak boleh diremehkan. Tim-tim spesialis tanjakan seperti Kinan Cycling Team dari Jepang, Terengganu Cycling Team Malaysia, Team Sapura Malaysia, dan Ningxia Sports Livial dari China bakal saling berhadap-hadapan.

“Tim tim ini harus diwaspadai karena memiliki pebalap yang merupakan raja tanjakan. Terutama yang paling kuat saat ini adalah Tim Kinan Jepang yang menduduki peringkat satu Asia,” tutur Jamaluddin.

Kinan Cycling Team sendiri akan menurunkan pebalap andalannya yakni Thomas Lebas (Prancis), Salvador Guardiora (Spanyol), Yudai Arashiro (Jepang), dan Genki Yamamoto sang juara nasional Jepang yang jago di balap sprint.

Jamal memaparkan, Thomas Lebas pernah juara umum Tour de Flores 2017 kemampuannya pada jalur tanjakan sangat perlu diwaspadai. Di ITdBI ini siapa yang paling cepat menaklukkan tanjakkan Ijen biasanya dia yang keluar sebagai juara.

“Tahun ini ITdBI absen dari kepesertaan tim-tim asal Iran,” kata Jamaluddin.

Termasuk tim Iran yang menjadi juara ITdBI tahun lalu yakni Pishgaman Cycling Team.

“Ini dikarenakan jadwal penyelenggaraan ITdBI bersamaan dengan kejuaran sepeda di Iran,” imbuhnya.

Namun Jamal memastikan, hal ini tidak akan mengurangi keseruan ITdBI 2018.

Tahun ini, ITdBI diikuti sebanyak 19 tim peserta dari 25 negara.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS