menu Home chevron_right
Banyuwangi

DBD Meningkat, Masyarakat Banyuwangi Diminta Bersih-Bersih Massal

Ilex | 26 April 2024

radiovisfm.com – Pemkab Banyuwangi menggerakkan masyarakat di seluruh kecamatan, kelurahan dan desa untuk kerja bakti massal bersih-bersih di berbagai lokasi yang menjadi sarang nyamuk, menyusul kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah setempat meningkat signifikan mencapai 205 penderita dan 4 diantaranya meninggal dunia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Banyuwangi, tercatat ada sekitar 205 orang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit karena terjangkit DBD. Ironisnya, dari angka tersebut 4 orang diantaranya meninggal dunia.

“Ini sudah masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) sehingga perlu perhatian dari semua masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

“Saya sudah minta kepala Dinas Kesehatan untuk tidak hanya menggelar sosialiasi, namun harus ada tindakan yang nyata terkait dengan bahayanya DBD. Ini butuh kesadaran dari masyarakat untuk saling menjaga,” paparnya.

Maka Bupati Ipuk meminta semua kecamatan, desa dan kelurahan untuk terus menggalakkan kerja bakti bersih-bersih di berbagai tempat yang menjadi sarang nyamuk. Serta melakukan upaya-upaya mengantisipasi demam berdarah terutama penyebaran nyamuk.

Bupati Ipuk mengajak masyarakat untuk menggencarkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Mulai menguras, mengubur dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi memicu genangan air. Sebab, genangan air ini yang rawan tumbuhnya jentik nyamuk demam berdarah.

“Kami tidak menganjurkan pengasapan atau fogging. Sebab, hanya membunuh nyamuk dewasa. Aksi PSN harus dilakukan secara massal. Jika tidak, pertumbuhan jentik nyamuk akan tetap terjadi,” ujar Bupati Ipuk.

Selain PSN, warga diharapkan menggunakan serbuk abate di bak mandi atau tempat lain yang berpotensi genangan.

Dikatakan Bupati Ipuk, genangan air yang tidak bersinggungan langsung dengan tanah dinilai rawan tumbuhnya nyamuk Aedes Aegypti.

“Kami menganjurkan masyarakat menggunakan serbuk abate yang bisa diminta di Puskesmas,” ungkapnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat menambahkan, jumlah pasien DBD di Banyuwangi mengalami kenaikan signifikan pada bulan April 2024, dengan penambahan sebanyak 71 pasien per 22 April. Selama Januari-Maret sendiri, pasien DBD Banyuwangi ada 134 orang.

“Dari total 205 pasien DBD, 4 orang diantaranya meninggal dunia. Rinciannya 2 kasus kematian pada Februari, 1 kasus kematian bulan Maret dan 1 kasus di bulan April,” kata Amir.

Naiknya kasus DBD di Banyuwangi disebabkan oleh faktor cuaca. Curah hujan yang tak menentu menyebabkan timbulnya genangan air yang menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk Aedes Aegypti.

“Saat ini ada 4 Kecamatan yang menjadi titik sebaran terbanyak kasus DBD. Yakni Muncar, Srono, Bangorejo dan Rogojampi,” tuturnya.

Dinas Kesehatan Banyuwangi mencatat total kasus infeksi virus dengue di Banyuwangi ada 1.025 kasus. Virus Dengue ini penyebab dari tiga penyakit yakni Demam Dengue (DD), DBD serta Dengue Shock Syndrom (DSS).

Amir mengaku, ketiga penyakit tersebut sama-sama disebabkan oleh infeksi virus dengue, namun tingkat keparahannya berbeda.

“DD Biasanya lebih ringan dibandingkan DBD. Selain itu, DD tak sampai menyebabkan kematian,” tuturnya.

Amir menghimbau agar masyarakat segera memeriksakan diri atau keluarga apabila mengalami gejala yang mengarah pada DBD. Seperti demam tinggi selama 3 hari, nyeri badan, tubuh lemas, nafsu makan menurun serta mengalami pendarahan spontan seperti mimisan dan gusi berdarah.

“Apabila demam tak membaik selama 3 hari, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Seperti pemeriksaan trombosit dan hematokrit,” harap Amir.

Dua jenis uji laboratorium tersebut, lanjut Amir, bisa digunakan untuk mendeteksi tingkat keparahan infeksi virus dengue yang diderita pasien. Apakah demam Dengue (DD), DBD serta Dengue Shock Sydnrom (DSS).

Written by Ilex

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply






  • play_circle_filled

    Radio VIS FM Banyuwangi
    Radio VIS FM

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play