menu Home chevron_right
Banyuwangi

Pemkab Banyuwangi Dampingi Psikologis Korban Tindakan Asusila di Pulau Merah

Ilex | 29 April 2024

radiovisfm.com – Terkait kasus tindakan asusila yang terjadi di kawasan Pantai Pulau Merah Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, pemerintah daerah setempat melakukan pendampingan hukum dan psikologis kepada korban karena masih di bawah umur.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan, Pemkab Banyuwangi berada di pihak korban dan akan mengupayakan segala langkah yang diperlukan secara optimal untuk membantu korban.

“Saya sudah menghubungi dinas hingga kecamatan terkait untuk bergerak cepat memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada korban,” ungkap Bupati Ipuk.

Dua pria yang menjadi pelaku tersebut kini sudah ditangkap dan telah ditahan di Mapolsek Pesanggaran. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Saya sangat menyayangkan kejadian ini. Kami akan berikan pendampingan pada korban, baik secara hukum maupun psikologis. Pendampingan utamanya dilakukan agar korban bisa segera pulih dari traumatis,” tutur Bupati Ipuk.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemkab Banyuwangi, Muhammad Yanuarto Bramuda menambahkan, Pemkab telah berkoordinasi dengan pihak Polsek Pesanggaran terkait kasus ini.

“Meskipun lokasi kejadian bukan di area pengelolaan wisata, kami juga berkoordinasi dengan Camat, Pemerintah Desa, Dusun, dan Pokmas setempat, untuk meningkatkan pengawasan terutama pada malam hari,” papar Bramuda.

“Kejadiannya pada malam hari dan sepi, tak ada aktivitas wisata. Kami meminta kepada para pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan, terutama pada malam hari,” jelasnya.

Diinformasikan, sebelumya seorang remaja putri mendapat tindakan asusila dari dua pemuda saat berwisata di Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Remaja malang itu berinisial LJL (17) berasal dari Kecamatan Srono, Banyuwangi.

Kapolsek Pesanggaran, Banyuwangi, AKP Lita Kurniawan mengatakan korban mendapat tindakan tidak senonoh saat tengah nongkrong bersama sejumlah temannya pada malam hari di pinggiran pantai Pulau Merah.

“Saat ini, kedua pelaku sudah berhasil kami amankan dan ditahan di Mapolsek Pesanggaran,” tegas AKP Lita.

Kedua pelaku itu berinisial EK (21) dan DPP (20). Mereka adalah warga lokal beralamat di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

AKP Lita menjelaskan korban datang ke pulau merah dengan tujuan berwisata dan berswafoto. Setelah itu korban dan teman-temannya nongkrong dipinggir pantai sembari memakan camilan. Mendadak datang kedua pelaku. Tanpa basa-basi para pelaku meminta sejumlah uang.

“Para pelaku diberi uang Rp 100 ribu oleh korban dan temannya. Setelah diberi uang, para pelaku tak langsung pergi. Mereka justru mengincar korban,” kata Kapolsek.

Mereka menjambak rambut korban dan menyeret korban. Keduanya memaksa korban melepaskan pakaiannya lalu berbuat tidak senonoh. Teman korban tak bisa berbuat banyak.

Usai itu, dalam kondisi korban yang masih lemas, para pelaku membonceng korban dan membawa ke tempat yang lebih sepi. Disana korban kembali mendapat perlakuan tindakan asusila dari para pelaku secara bergiliran.

“Peristiwa ini terjadi di dua tempat. Insiden itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pesanggaran,” imbuh AKP Lita.

Tidak butuh waktu lama polisi berhasil mengamankan kedua pelaku. Yang selanjutnya dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek Pesanggaran, Banyuwangi.

Written by Ilex

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply






  • play_circle_filled

    Radio VIS FM Banyuwangi
    Radio VIS FM

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play