menu Home chevron_right
Banyuwangi

Hasil Pengembangan Penyidikan, WNA asal Tiongkok yang Diamankan Polisi Total 28 Orang

Ilex | 2 Juli 2024

radiovisfm.com – Polresta Banyuwangi mengalami kesulitan dalam melakukan pemeriksaan terhadap 28 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang di gerebek oleh Mabes Polri di Jalan Gajah Mada, Dusun Sawahan, Desa Gentengkulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Andrew Vega membenarkan penangkapan terhadap puluhan WNA tersebut.

“Penggrebekan dilakukan oleh tim Bareskrim Mabes Polri. Total ada 28 WNA yang diamankan. Yakni 5 orang diantaranya wanita dan 23 lainnya laki-laki,” tutur Kompol Andrew.

“Pihak kepolisian mengamankan alat komunikasi yang dimiliki masing-masing WNA. Setelahnya, mereka didata dan diperiksa di kantor polisi,” imbuhnya.

Menurut Kasat Reskrim, Polresta Banyuwangi hanya melakukan pendataan dan pemeriksaan. Kalau barang bukti yang diamankan pihaknya hanya alat komunikasi milik mereka masing-masing.

“Polisi mengalami kesulitan saat memeriksa 28 warga negara asing asal Tiongkok itu. Sehingga, aktivitas mereka selama di Banyuwangi belum terungkap gamblang,” jelas Kompol Andrew.

“Untuk informasi terkait prostitusi dan judi online itu tidak ada. Kami juga masih belum bisa memastikan mereka sindikat atau tidak. Karena polisi kesulitan berkomunikasi karena bahasa,” ujarnya.

Kompol Andrew menjelaskan, kepolisian menyerahkan penanganan mereka selanjutnya kepada pihak Imigrasi. Karena saat diamankan, puluhan WNA itu tak memiliki dokumen identitas apapun.

“Untuk pelanggaran lainnya sementara belum ada. Tindak pidananya karena tidak dilengkapi dokumen identitas. Polresta Banyuwangi telah menyerahkan mereka kepada pihak Imigrasi, barang bukti juga dikembalikan,” jelasnya.

Lebih lanjut Kasat Reskrim mengatakan, tempat yang dihuni para WNA tersebut adalah milik salah satu warga yang dikontrakkan melalui orang lain. Mereka menempati rumah itu tidak berbarengan, ada yang sudah 5 bulan, bahkan ada yang baru sebulan.

“Kami mohon maaf tidak bisa menyebutkan, sebab berkaitan dengan nama baik, karena yang punya rumah juga tidak mengetahui aktifitas para WNA itu,” kata Kompol Andrew.

“Namun yang jelas, saat kepolisian menanyakan keberadaan mereka di rumah itu, intinya adalah mencari kerja,” pungkasnya.

Written by Ilex

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply






  • play_circle_filled

    Radio VIS FM Banyuwangi
    Radio VIS FM

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play