menu Home chevron_right
Banyuwangi

Stok Elpiji Menipis, Banyuwangi Ajukan Tambahan 150 Persen

Ilex | 10 Juli 2024

radiovisfm.com – Di bulan Juli 2024, Pemkab Banyuwangi mengajukan tambahan stok elpiji 3 kilogram ke Pertamina sebanyak 150 persen sebagai upaya untuk mengatasi kelangkaan elpiji melon di pasaran, seiring dengan konsumsi masyarakat yang meningkat di musim haji serta untuk hajatan di bulan Dzulhijah.

Pada hari biasa, penyaluran elpiji melon di Banyuwangi sebanyak 62 ribu tabung. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pemerintah daerah telah meminta penambahan kuota gas melon sejak Juni lalu sebesar 100 persen. Realisasinya pada bulan lalu sebanyak 94,6 ribu tabung setiap hari.

Dan untuk di bulan Juli ini mulai pekan kedua kata Bupati Ipuk, pemkab juga mengajukan lagi tambahan kuota 150 persen.

Sementara itu, untuk mengecek ketersediaan elpiji 3 kilogram, Bupati Ipuk telah mendatangi sejumlah pangkalan elpiji.

Dari pengecekan itu, Bupati Ipuk mengetahui sulitnya warga mencari elpiji melon salah satunya akibat meningkatnya permintaan warga. Meningkatnya permintaan tersebut selain karena Hari Raya Idul Adha, juga karena bulan Dzulhijah sehingga banyak warga yang menggelar hajatan.

“Dari Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi sudah mengusulkan untuk ditambah dan sudah dikabulkan. Bahkan saat ini pangkalan sudah menerima tambahan stok 100 tabung,” ujar Bupati Ipuk.

“Kami berharap dengan tambahan droping dari Pertamina ke agen dan pangkalan, masyarakat tidak kesulitan,” imbuhnya.

Dari para pemilik pangkalan elpiji, Bupati Ipuk juga mendengar adanya permintaan agar pengiriman stok gas tetap berlanjut dan ditambah pada hari libur dan tanggal merah.

Soal ini, Bupati Ipuk siap menjembatani dengan mengirimkan surat permohonan ke Pertamina melalui dinas terkait.

“Nantinya, sebelum tanggal merah dan hari libur agar droping-nya ke pangkalan dan agen ditambah, sehingga saat hari libur dan tidak ada pengiriman, maka pangkalan dan agen sudah ada stok,” jelas Bupati Ipuk.

Kedatangan Bupati Ipuk ke sejumlah pangkalan dan agen tersebut adalah untuk bertemu para pemiliknya. Mereka menyampaikan sebenarnya stok elpiji normal rutin seperti biasa, tapi karena permintaan yang tinggi sehingga muncul kekosongan.

Untuk mengatasi hal itu, Pemkab Banyuwangi telah mengajukan tambahan stok elpiji melon ke Pertamina sebanyak 150 persen.

Para pemilik pangkalan mengakui bahwa peningkatan permintaan gas elpiji ini selalu terjadi di setiap hari raya, baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Apalagi sekarang musim hajatan dan akan menyambut kepulangan haji.

Written by Ilex

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply






  • play_circle_filled

    Radio VIS FM Banyuwangi
    Radio VIS FM

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play