BIK 2023, OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Lewat Program Kesejahteraan

By ILEX VIS 21 Okt 2023, 17:27:56 WIB Ekonomi
BIK 2023, OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Lewat Program Kesejahteraan

radiovisfm.com - Dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2023, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember menggelar pameran Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dan parade duta batik LJK yang dikolaborasikan dengan event Banyuwangi Batik Festival (BBF).

Dalam kegiatan ini, OJK Jember menggandeng Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Banyuwangi dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK), guna mendukung kelestarian budaya dan UMKM Batik di Kabupaten Banyuwangi. Sekaligus untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui program-program kegiatan yang menyasar berbagai sektoral untuk mencapai pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Baca Lainnya :

Kegiatan ini diselenggarakan sejak tanggal 20-21 Oktober 2023 di Pasar Wisata Terpadu Banyuwangi yang merupakan puncak dari rangkaian program TPAKD Banyuwangi yang terdiri dari Penyaluran Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) yang bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia dan PT Pegadaian, peningkatan literasi waspada investasi illegal kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa seKabupaten Banyuwangi dan Training of Trainer kepada Lembaga Jasa Keuangan yang selanjutnya akan menjadi partner dalam melakukan edukasi keuangan di 28 kelurahan dan 189 desa di Banyuwangi.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 yang dilakukan oleh OJK dimana indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68%, sementara indeks inklusi keuangan tercapai 85,10%. Jika dibandingkan dengan tingkat literasi dan inklusi di wilayah Kantor OJK Jember termasuk di dalamnya Kabupaten Banyuwangi bahwa hasilnya lebih tinggi dari nasional yaitu 58,55% dan 86,01%.

Dalam sambutannya, Hardi Rofiq Nasution selaku Kepala OJK Jember menyampaikan bahwa ini merupakan hasil yang cukup menggembirakan, namun masih menyisakan pekerjaan bagi semua mengingat nilai gap antara indeks literasi dan inklusi keuangan yang menunjukkan bahwa tidak semua masyarakat pengguna produk keuangan memahami sepenuhnya terhadap produk tersebut, sehingga masih memiliki potensi terjebak pada investasi illegal yang menjanjikan hal-hal yang menggiurkan.

“Melalui kegiatan Bulan Inklusi Keuangan yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Oktober menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendukung akselerasi tingkat literasi dan inklusi keuangan yang ditargetkan 90% pada tahun 2024,” papar Hardi.

Dan pada tahun 2023 ini, peringatan Bulan Inklusi Keuangan mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Masyarakat Sejahtera”.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Plt.Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi Dra.Sulistyowati, MM, Ketua FKLJK Jember Sukari, Forkopimda Banyuwangi dan Pimpinan Lembaga Jasa Keuangan Kabupaten Banyuwangi, didukung oleh 19 UMKM setempat dan Asosiasi Perajin Batik Banyuwangi, serta dimeriahkan oleh berbagai macam hiburan.

Pada kegiatan puncak BIK 2023 ini yang dibuka dengan Fashion Show Pedestrian, OJK juga mengedukasi tentang aktivitas keuangan illegal dan kejahatan digital yang harus diwaspadai oleh masyarakat.

Selanjutnya, kegiatan juga dimeriahkan oleh seluruh LJK di Kabupaten Banyuwangi melalui Parade Duta Batik LJK dengan tema batik khas Banyuwangi “Sembruk Cacing” dan ditutup dengan uji wawasan seputar sektor jasa keuangan.

OJK bersama seluruh pemangku kepentingan secara masif meningkatkan akses keuangan masyarakat secara merata guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment