Dikeroyok, Pelajar di Banyuwangi Meninggal. Polisi Buru Pelaku

By ILEX VIS 26 Des 2023, 21:17:32 WIB Banyuwangi
Dikeroyok, Pelajar di Banyuwangi Meninggal. Polisi Buru Pelaku

radiovisfm.com - Seorang pelajar di salah satu SMK di Banyuwangi meninggal dunia akibat dikeroyok sejumlah pemuda setelah menonton acara pentas seni, dan pihak kepolisian terus melakukan pengembangan penyidikan untuk menetapkan pelakunya.

Korban berinisial AW (18) warga Kecamatan Gambiran, Banyuwangi dan tercatat sebagai siswa kelas 3 di sebuah SMK di wilayah Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.

Baca Lainnya :

Tidak hanya korban, satu orang pemuda lainnya berinisial KT (22) warga Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi mengalami luka cukup parah.

Usai dikeroyok, kedua korban dilarikan ke Puskesmas Purwoharjo untuk dilakukan penanganan medis, yang selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Graha Medika karena luka-lukanya cukup parah.

Namun naas, selang beberapa menit dilakukan penanganan medis, korban AW menghembuskan nafas terakhirnya. Sedangkan korban KT, masih mendapat perawatan intensif.

Kapolsek Purwoharjo, Banyuwangi, AKP Budi Hermawan mengatakan, peristiwa tawuran pemuda ini terjadi pada Senin malam (25/12/2023) di pinggir jalan sisi selatan gedung SMA Negeri 1 Purwoharjo.

“Kedua korban di keroyok oleh sekitar 5 orang pemuda, tepat di pertigaan perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi,” ungkap Kapolsek.

Untuk motif pengeroyokan, Kapolsek mengaku masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan penyidikan.

“Kami masih kembangkan penyidikan. Tapi dari hasil olah TKP sementara, sebelum terjadi pengeroyokan, mereka menonton pentas seni yang di gelar oleh salah satu SMA di wilayah sini,” jelas Kapolske.

Uniknya, kegiatan itu digelar didalam sebuah gudang kosong berukuran sekitar 15x30 meter dengan menampilkan beberapa kelompok band dari para pelajar.

“Pentas seni digelar dalam rangka memeriahkan ulang tahun SMA tersebut namun tidak dilaksanakan didalam lingkungan sekolah,” kata Kapolsek.

Dari hasil olah TKP juga, aparat kepolisian menemukan beberapa botol bekas minuman beralkohol jenis arak di lokasi.

“Diduga, sebelum terjadi pengeroyokan mereka terlebih dahulu menenggak minuman keras,” tutur AKP Budi.

“Hingga kini, sudah ada 5 orang lebih yang diperiksa sebagai saksi, yang diduga terlibat dalam pengeroyokan itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, dengan adanya kejadian ini, kepolisian melakukan upaya pengembangan penyelidikan dan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi, guna mencari tersangkanya.

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment