Korban Banjir Bandang di Kalibaru Dapat Hunian Baru

By ILEX VIS 12 Feb 2024, 19:11:00 WIB Banyuwangi
Korban Banjir Bandang di Kalibaru Dapat Hunian Baru

radiovisfm.com - Warga korban banjir bandang di empat desa Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, segera mendapat hunian baru. Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) relokasi mulai dilakukan oleh Pemprov Jatim berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi.

Peresmian dimulainya pembangunan hunian tersebut dilakukan Gubernur Jawa TImur, Khofifah Indah Parawansa, didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di lokasi hunian, Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru.

Baca Lainnya :

Saat groundbreaking, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa pembangunan hunian mulai dibangun. Diharapkan semua berjalan lancar dan sesuai target penyelesaiannya.

“Lokasi hunian cukup ideal karena berada di wilayah perkampungan. Lokasinya cukup dekat dengan hunian awal warga yang rusak akibat banjir bandang akhir 2022 lalu,” ujar Khofifah.

“Tidak pernah relokasi menyambung dengan kampung seperti ini. Hal ini dinilai luar biasa. Semoga proses pembangunan berjalan lancar. Masyarakat tak perlu beradaptasi lagi dengan lingkungan baru karena ditempat ini mereka bisa bersosialisasi,” paparnya.

Sebanyak 66 hunian akan dibangun di petak lahan seluas 1,17 hektare (ha) yang merupakan lahan milik PTPN I regional 5 yang telah dibeli oleh Pemprov Jatim. 

Khofifah bersyukur hunian tersebut bisa terealisasi. Sebelum lokasi itu ditetapkan, pemprov sebenarnya telah menawarkan dua titik lain. Namun, warga tak menghendakinya karena lokasi cukup jauh dari perkampungan.

“Inilah yang menyebabkan proses relokasi berlangsung lebih lama, karena terkait proses administrasi pembebasan lahan. Saya bersyukur proses pembangunan dapat dimulai,” jelas Khofifah.

Proses pembangunan hunian relokasi diperkirakan rampung dalam tiga bulan. Masing-masing rumah akan dibangun dengan ukuran 5 meter x 6 meter. Pembangunan rumah tersebut didanai oleh anggaran Pemprov.

Sementara sarana-prasarana akan dilengkapi oleh Pemkab Banyuwangi.

“Pemkab siap berkolaborasi dengan menyediakan sarana-prasarana di lingkungan baru itu. Sarana-prasarana itu antara lain jaringan air bersih, listrik, dan lainnya,” ujar Bupati Ipuk.

“Fasilitas sarana dan prasana tambahan lainnya juga akan dilengkapi,” imbuhnya.

Intinya kata Bupati Ipuk, Pemkab Banyuwangi siap memberi dukungan. Sebelumnya usai banjir 2022 lalu, Pemkab Banyuwangi telah melakukan penanganan renovasi rumah yang rusak sedang dan ringan akibat banjir. Pemkab juga membiayai kontrak rumah warga yang huniannya rusak berat. 

“Termasuk pembangunan kembali infrastruktur yang rusak karena banjir. Ada 4 jembatan yang rusak akibat banjir telah dibangun kembali. Normalisasi aliran sungai juga telah dilakukan, termasuk pembangunan drainase untuk antisipasi banjir,” jelas Bupati Ipuk.

Mewakili warga, Bupati Ipuk berterima kasih kepada Pemprov atas pembangunan hunian relokasi tersebut.

“Saya mengajak warga untuk merawat dan menjaga lingkungan agar bencana banjir bandang tak kembali terulang,” kata bupati perempuan tersebut.

Salah satu warga, Tri Catur Wulan Mandasari, mengaku senang dengan pembangunan hunian relokasi. Sudah setahun ini ia menunggu untuk memiliki rumah baru.

“Lokasinya cocok karena dekat dengan keluarga saya,” ungkap warga Kalibaru Wetan tersebut.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment