radiovisfm.com – Seorang pemuda di Banyuwangi ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai dengan kondisi jenazah sudah membusuk, setelah sebelumnya dikabarkan hilang selama 2 hari hingga pihak keluarga melakukan pencarian serta memasang pengumuman di media sosial.
Awalnya, seorang saksi bernama Jaka (35) warga Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, Banyuwangi tengah mencari rongsokan di sekitar aliran sungai daerah setempat.
Menurut Jaka, pada saat menyusuri tepi sungai masuk Dusun Krajan, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, Banyuwangi tersebut dirinya dikejutkan dengan adanya bangkai besar yang dikerumuni oleh lalat.
“Saya mengira itu adalah bangkai kambing. Namun setelah saya dekati ternyata itu adalah sesosok mayat berjenis kelamin laki laki dengan posisi terlentang dan sudah dikerumuni lalat,” ungkap Jaka.
Jaka pun berteriak meminta tolong kepada warga setempat. Setelah banyak warga yang datang, salah satu dari mereka mengenali mayat itu bernama Sumardi (30) warga Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, Banyuwangi yang selama ini dicari keluarganya.
Selanjutnya, sejumlah aparat kepolisian yang mendatangi TKP mengevakuasi jenazah korban ke puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban.
Sementara itu, setelah jenazah sudah disemayamkan di rumah duka, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Hal itu diperkuat dengan surat perjanjian yang dibuat mereka diatas kertas bermaterai.
Sebelumnya, pihak keluarga menyebar informasi mengenai orang hilang melalui pamflet yang dipasang di berbagai tempat publik. Termasuk melalui media sosial facebook dan whats app group.

Leave a Reply