Stok Beras 97 Ribu Ton, Bulog : Cukup Penuhi Kebutuhan Masyarakat Banyuwangi dan Daerah Timur

radiovisfm.com – Stok beras di gudang Bulog Banyuwangi saat ini sebanyak 97 ribu ton sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat selama Ramadan dan Lebaran, bahkan bisa mensuplai ke daerah Indonesia bagian timur yang mengalami defisit beras.

Kepala Bulog Cabang Banyuwangi Dwiana Puspitasari menyebut, puluhan ribu ton beras tersebut tersimpan di seluruh gudang Bulog di Banyuwangi.

“Saat ini kami juga tengah melakukan penyerapan. Dari target 69.360 ton setahun, sudah terserap 29 persen padahal masih di bulan Februari. Artinya tren penyerapan cukup bagus dan stok cadangan akan terus bertambah,” papar Dwiana.

Dwiana mengaku, dengan tingginya stok beras itu, Bulog Banyuwangi juga mensuplai ke sejumlah daerah di Indonesia bagian Timur yang mengalami defisit beras, seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Untuk menjaga stabilitas harga, kami bersama Pemkab dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) rutin menggelar Gerakan Pangan Murah setiap harinya di setiap kecamatan secara bergiliran yang dinahkodai Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi. Sehingga cadangan pangan di Banyuwangi sangat aman,” terang Dwiana.

Terpantau di sejumlah pasar tradisional di Banyuwangi, salah satunya di Pasar Blambangan, harga beras premium kemasan 5Kg sebesar Rp 75 ribu, beras kualitas medium kemasan 5Kg sebesar Rp 68 ribu. 

Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan minyak goreng. Saat ini stok minyak goreng di gudang mencapai sekitar 38.000 liter. Dalam waktu dekat, Bulog juga akan menerima tambahan pasokan sekitar 100.000 liter.

“Dalam kurun waktu mulai pertengahan Desember 2025 hingga Februari 2026, Bulog Banyuwangi sudah menyalurkan 368 ribu liter ke 108 kios di Banyuwangi. Stok komoditas pangan lain juga tersedia di Bulog, seperti gula sebanyak 85 ton,” pungkas Dwiana.

Leave a Reply

Your email address will not be published.