radiovisfm.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara resmi meluncurkan gerakan Banyuwangi Melayani. Gerakan tersebut bertujuan menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, efisien, dan berorientasi pada pendekatan humanis.
“Pemkab ingin menghadirkan layanan yang lebih humanis, cepat dan efisien. Tidak semata menunggu, tapi harus pro aktif,” kata Bupati Ipuk saat peluncuran di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan Pemukiman (CKPP) Kabupaten Banyuwangi.
Bupati Ipuk sengaja memilih Kantor Dinas PU CKPP Banyuwangi sebagai lokasi peluncuran gerakan tersebut untuk memacu komitmen seluruh pihak. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peranan vital dalam bidang infrastruktur hingga perizinan usaha, maka akan menjadi motivasi bagi lainnya.
“Jika di kantor Dinas PU CKPP bisa memberikan pelayanan yang maksimal, tentu di dinas lainnya akan lebih memungkinkan,” ungkap Bupati Ipuk.
Bupati Ipuk mengakui jika dalam pengurusan izin usaha kerap terjadi kendala. Hal tersebut dipicu oleh berbagai sebab. Mulai persyaratan yang tak cukup, keterlibatan instansi yang lebih tinggi hingga mengharuskannya keterlibatan konsultan.
“Namun di lapangan, kendala-kendala itu, dianggap sepenuhnya disebabkan oleh Pemda Banyuwangi. Untuk itu, hal-hal demikian, harus terkomunikasikan dengan baik dan terlayani secara humanis,” terang Bupati Ipuk.
Gerakan Banyuwangi Melayani merupakan komunikasi langsung masyarakat dengan tenaga teknis di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Setiap OPD menyediakan kontak person, mulai kepala dinas hingga tenaga teknis yang membidangi dan bisa diakses, sehingga berbagai kendala yang ditemukan masyarakat bisa segera tertangani.
Dengan Banyuwangi Melayani masyarakat bisa menyampaikan kendala ataupun mengakses informasi yang dibutuhkan sesuai dengan pembidangannya masing-masing.
“Sebenarnya selama ini sudah ada layanan call center 112 yang beroperasi 24 jam untuk menerima laporan warga. Ini ditambah dengan Banyuwangi Melayani agar lebih spesifik,” papar Alumnus Megister Kebijakan Publik Universitas Airlangga, Surabaya itu.
Banyuwangi Melayani bakal menyajikan sejumlah nomor WhatsApp dari masing-masing kepala dinas hingga tenaga teknis yang membidangi.
“Masyarakat bisa langsung mengaksesnya. Sampaikan kendala yang dialami sesuai dengan bidang kerja masing-masing,” pinta Bupati Ipuk sembari mencoba menelpon sejumlah kontak person yang dipublis di akun medsos masing-masing OPD.
Secara random Bupati Ipuk mengontak nomor-nomor yang tertera. Mulai dari Badan Kepegawaian, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan lain sebagainya.
“Cara menanggapinya sudah cukup baik. Masyarakat perlu penjelasan yang komprehensif dan menghadirkan solusi,” pungkas Bupati Ipuk.


Leave a Reply