radiovisfm.com — Momentum libur panjang akhir pekan dalam rangka Wafat Yesus Kristus dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api. Hal ini tampak pada peningkatan jumlah penumpang di wilayah Daop 9 Jember selama periode 2 hingga 5 April 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah keberangkatan penumpang dari wilayah Daop 9 Jember pada periode tersebut mencapai 46.773 penumpang, atau sekitar 11.700 penumpang tiap harinya, naik 17% dibandingkan hari biasa. Adapun jumlah kedatangan penumpang tercatat sebanyak 46.050 penumpang.
KAI Daop 9 Jember mencatat sebaran penumpang menggunakan layananan transportasi kereta api selama periode libur panjang. Tiga stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi adalah *Stasiun Jember* sebanyak 14.014 penumpang, disusul *Stasiun Banyuwangi Kota* sebanyak 7.197 penumpang, dan *Stasiun Kalisetail* sebanyak 4.757 penumpang.
Sementara itu, untuk kedatangan penumpang, *Stasiun Jember* juga menjadi yang tertinggi dengan 13.871 penumpang, diikuti *Stasiun Banyuwangi Kota* sebanyak 7.158 penumpang, serta *Stasiun Ketapang* sebanyak 5.143 penumpang.
Manager Hukum dan Humasda Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa peningkatan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Selama periode libur panjang ini, kami melihat adanya peningkatan signifikan pada volume penumpang baik yang berangkat maupun datang di wilayah Daop 9 Jember. Hal ini menjadi indikator positif bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan,” ujar Cahyo.
Cahyo menambahkan, KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan serta memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.
“Kami senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dalam setiap perjalanan. KAI Daop 9 Jember menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depannya,” tutup Cahyo.
