radiovisfm.com – Para pedagang minum es dalam kemasan di Kabupaten Banyuwangi mengeluhkan lonjakan harga kemasan plastik hingga 70 persen yang diduga akibat dampak konflik di Timur Tengah. Mereka bimbang antara menaikan harga jual es atau bertahan dengan harga lama namun margin berkurang.
Salah satu penjual yang terdampak yaitu Mariani. Pedagang es kelapa muda di Jalan Kepiting Kecamatan Banyuwangi tersebut mengatakan, harga gelas kemasan plastik yang ia beli naik dua kali lipat dari Rp 11 ribu per slop menjadi Rp 21 ribu per slop. “Itu belum termasuk kantong plastik kresek yang juga naik harga,” ungkapnya.
“Setiap ada pembeli es yang membungkus, saya selalu menyertainya dengan kantong kresek. Harga kantong kresek naik dari Rp 6.300 menjadi Rp 9.700 per pack,” papar Mariani.
Kenaikan harga kemasan plasik tersebut baginya sangat membebani. Sebab, sebagian besar pembeli memilih untuk membungkus es kelapa muda. Untuk mereka yang minum di tempat, Mariani menyediakan wadah gelas kaca.
“Dengan harga kemasan plastik yang ada saat ini, saya tetap memilih untuk mempertahankan harga jual. Saya menjual es kelapa muda Rp 5 ribu per gelas. Tapi apabila harga kemasan plastik terus melambung, mau tak mau saya akan menaikan harga jual,” terang Mariani.
Sementara itu, kenaikan harga kemasan yang terbuat dari plastik hingga 70 persen ini menyebabkan para pedagang kemasan plastik harus bersiasat. Salah satunya, mereka tak berani menyetok banyak barang karena khawatir harga tak stabil.
Steven Wijaya, pemilik Toko Royal Plastik dan Kemasan yang ada di Jalan KH Agus Salim Banyuwangi mengatakan, sebelum harga naik dirinya rutin kulakan ke pabrik kemasan plastik sekitar tiga kali dalam sebulan. Namun saat ini dirinya belum berani belanja banyak karena khawatir harga bisa naik turun.
“Harga kemasan plastik naik sejak sekitar pertengahan Maret. Kenaikan bertahap hingga mencapai puncaknya saat ini dan itupun saya belum melihat adanya tanda-tanda kemasan plastik bakal turun harga,” terang Steven.
Kenaikan harga paling signifikan terjadi pada kemasan gelas plastik. Untuk yang kualitasnya biasa, gelas plastik naik dari Rp 7.500 per slop menjadi Rp 12 ribu per slop.
“Tak hanya gelas plastik, harga kresek plastik juga naik dari Rp 3.500 jadi Rp 6 ribu per kemasan. Selain itu, wadah kemasan styrofoam juga terdampak kenaikan signifikan dari Rp 23 ribu per bal jadi Rp 35 ribu per bal,” imbuh Steven.
