Libur Maulid Nabi Muhammad SAW, KAI Daop 9 Jember Layani 110.590 Penumpang

radiovisfm.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada periode 21–25 Agustus 2026, KAI Daop 9 Jember telah melayani sebanyak 110.590 penumpang. Berdekatan hari libur keagamaan dengan akhir pekan menciptakan periode libur panjang _long weekend_. Hal ini dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik singkat, silaturahmi keluarga, hingga ziarah tradisi Maulid Nabi di wilayah Jawa Timur.

Tingginya jumlah penumpang tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai salah satu pilihan utama transportasi, sekaligus menjadi tulang punggung mobilitas publik yang aman, nyaman, dan andal, khususnya pada momentum libur panjang.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa kepadatan penumpang selama periode liburan berlangsung dengan lancar berkat kesiapan seluruh jajaran KAI dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

“Selama masa libur Maulid Nabi Muhammad SAW, KAI Daop 9 Jember telah melayani 110.590 penumpang. Tingginya antusiasme masyarakat ini menjadi cerminan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan untuk mendukung mobilitas masyarakat, baik untuk bepergian maupun menikmati waktu liburan bersama keluarga,” ujar Cahyo.

Puncak dari tingginya minat masyarakat tersebut tecermin secara nyata pada dinamika pergerakan penumpang harian selama periode liburan. Kepadatan penumpang tertinggi tercatat pada 23 Agustus 2026 dengan jumlah 23.114 penumpang. Tingginya angka ini menunjukkan masifnya pergerakan publik memanfaatkan momen pertengahan _long weekend_.

Selanjutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi di awal liburan ini ditutup dengan pergerakan massal pada fase pemulihan aktivitas. Sementara itu, pada 25 Agustus 2026, yang menjadi momentum arus balik setelah masa liburan, tercatat sebanyak 23.010 penumpang kembali memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk pulang ke daerah asal dan bersiap melanjutkan rutinitas harian.

Dua titik puncak ini menegaskan peran krusial KAI Daop 9 Jember sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat, baik saat memulai masa liburan maupun saat mengawal kelancaran arus balik secara aman dan tepat waktu.

Dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 9 Jember, Stasiun Jember menjadi stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak selama periode tersebut, yakni mencapai 35.368 penumpang.

Sementara berdasarkan wilayah kabupaten, Kabupaten Banyuwangi menjadi daerah dengan jumlah penumpang terbanyak, mencapai 54.987 penumpang. Tingginya mobilitas masyarakat menuju dan dari Banyuwangi tidak terlepas dari posisi wilayah tersebut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang banyak dikunjungi masyarakat selama masa liburan.

“Banyuwangi menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat pada masa liburan. Kami melihat tingginya mobilitas tersebut sebagai bagian dari peran strategis kereta api dalam mendukung konektivitas antardaerah sekaligus sektor pariwisata di wilayah yang kami layani,” jelas Cahyo.

Dari sisi pilihan kereta api, KA Probowangi relasi Ketapang – Surabaya Gubeng menjadi kereta api PSO yang paling banyak digunakan pelanggan selama masa liburan, dengan jumlah pelanggan mencapai 16.412 penumpang.

Sementara untuk kereta api jarak jauh komersial, KA Sangkuriang relasi Ketapang–Bandung menjadi pilihan favorit dengan melayani sebanyak 4.910 penumpang. Kehadiran KA Sangkuriang menjadi salah satu pilihan baru bagi masyarakat di wilayah Daop 9 Jember untuk melakukan perjalanan jarak jauh, sekaligus mendukung konektivitas antara wilayah Banyuwangi dan berbagai daerah di Pulau Jawa.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memberikan kepercayaan kepada KAI untuk menjadi bagian dari perjalanan mereka selama masa liburan. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tutur Cahyo.

KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan pelanggan melalui berbagai inovasi dan peningkatan pelayanan, baik di stasiun maupun selama perjalanan di atas kereta api. Aspek keamanan, kelancaran perjalanan, keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu senantiasa menjadi prioritas dalam memberikan layanan kepada seluruh pelanggan.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan inovasi untuk menghadirkan layanan yang semakin baik. Kami ingin memastikan setiap perjalanan pelanggan bersama KAI berlangsung dengan aman, lancar, nyaman, dan selamat hingga sampai di tujuan,” pungkas Cahyo.