radiovisfm.com – Pemkab Banyuwangi memastikan bahwa stok hewan kurban di daerah setempat aman dan surplus untuk Hari Raya Idul Adha. Populasi hewan ternak seperti sapi, kambing maupun domba masih tinggi dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang (Kabid) Budidaya dan Usaha Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Abdul Rozak menyampaikan, kebutuhan hewan kurban tahun 2025 dipastikan tercukupi.
“Menjelang Hari Raya Idul Adha, ketersediaan hewan ternak di Banyuwangi cenderung surplus dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Rozak.
Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Pertanian dan Pangan, jumlah ternak sapi di Banyuwangi saat ini mencapai 2.765 ekor sementara kebutuhan masyarakat berkisar 1.897 ekor sehingga surplus sebanyak 868 ekor.
Selanjutnya untuk ketersediaan ternak kambing saat ini tercatat sebanyak 13.834 ekor sedangkan kebutuhan masyarakat pada Hari Raya Idul Adha diperkirakan sebanyak 9.789 ekor, masih surplus 4.045 ekor kambing.
“Untuk stok ternak domba di Banyuwangi populasinya saat ini meningkat tajam, ketersediaanya sebanyak 12.417 ekor dan kebutuhannya sebanyak 3.994 ekor, masih surplus 8.423 ekor,” papar Rozak.
Sementara untuk harga hewan ternak Sapi di tahun 2025 ini bervariasi, diperkirakan berkisar mulai Rp.20 juta. Harga sapi ini bisa lebih mahal bergantung pada berat, ukuran dan jenis sapi. Untuk harga kambing masih dikisaran Rp 3 juta hingga Rp 4 juta.
“Akhir akhir ini, pada Hari Raya Idul Adha masyarakat cenderung memilih sapi untuk hewan kurban, karena untuk pembelian sapinya dilakukan dengan patungan dan jenis sapi Bali yang menjadi pilihan,” terang Rozak.
Abdul Rozak meminta kepada peternak untuk menjaga kebersihan kandang, memastikan hewan ternaknya sehat serta meningkatkan pemberian pakan bergizi.
“Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi juga akan melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna memastikan hewan kurban yang dijual bebas dari penyakit,” pungkasnya.

Leave a Reply