KAI Daop 9 Jember Resmi Mulai Operasi Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Aman dan Nyaman

radiovisfm.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember secara resmi memulai masa angkutan Lebaran Tahun 2026. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung di Halaman UPT Stasiun Besar Ketapang pada Jumat (13/3) pagi.

Dipimpin langsung oleh Direktur Pengelola Sarana & Prasarana KAI, Heru Kuswanto, apel ini diikuti oleh jajaran pekerja kantor Daop 9 Jember, KUPT Kotatif wilayah Banyuwangi, Safety Inspector, serta pekerja anak perusahaan. Dalam prosesi tersebut, dilakukan penyematan PIN Pasukan Operasi secara simbolis kepada perwakilan petugas sebagai tanda kesiapan penuh seluruh personel dalam mengawal kelancaran mudik dan balik tahun ini.

Komitmen Pelayanan dan Keselamatan

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa apel ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan pelayanan prima di tengah lonjakan volume penumpang.

“Kami memastikan seluruh aspek, mulai dari sarana, prasarana, hingga sumber daya manusia, dalam kondisi siap tempur. Fokus utama kami adalah keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan kereta api agar masyarakat bisa pulang ke kampung halaman dengan selamat dan berkesan,” ujar Cahyo.

Terkait update penjualan tiket, sampai Kamis, 12 Maret 2026, tercatat sebanyak 154.871 tiket telah terjual untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026. Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.

Meski demikian, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket kereta api dari berbagai relasi yang dilayani di wilayah Daop 9 Jember. Beberapa di antaranya seperti KA Pandalungan relasi Jember–Gambir dengan sisa 651 tempat duduk kelas eksekutif, KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Pasar Senen sebanyak 418 tempat duduk eksekutif, serta KA Ranggajati relasi Jember–Cirebon dengan ketersediaan 1.367 tempat duduk eksekutif dan 824 tempat duduk ekonomi.

Selain itu, masih tersedia tiket pada KA Wijayakusuma relasi Ketapang–Cilacap dengan 1.475 tempat duduk eksekutif dan 462 ekonomi, KA Mutiara Timur relasi Ketapang–Surabaya Pasar Turi dengan 2.749 tempat duduk eksekutif dan 2.147 ekonomi, serta KA Mutiara Timur Fakultatif relasi Ketapang–Surabaya Gubeng dengan 5.103 tempat duduk eksekutif.

Pilihan perjalanan lainnya juga tersedia pada KA Ijen Ekspres relasi Ketapang–Malang dengan 1.019 tempat duduk eksekutif dan 1.638 ekonomi, serta KA Logawa relasi Jember–Purwokerto dengan ketersediaan 4.790 tempat duduk eksekutif dan 83 tempat duduk ekonomi.

Untuk kereta api dengan skema Public Service Obligation (PSO), tiket KA Sritanjung relasi Ketapang–Yogyakarta telah habis terjual. Sementara itu, masih tersedia tiket KA Tawangalun relasi Ketapang–Malang Kota Lama sebanyak 170 tempat duduk dan KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng sebanyak 47 tempat duduk.

KAI Daop 9 Jember juga masih menyediakan 3.398 tempat duduk dengan diskon 30 persen dalam program stimulus pemerintah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun balik Lebaran menggunakan kereta api.

Cahyo mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran agar segera merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya. Selain itu, pelanggan juga diharapkan datang lebih awal ke stasiun, mematuhi ketentuan perjalanan, serta menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama selama menggunakan transportasi kereta api,” tutup Cahyo.

Dengan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang matang, KAI Daop 9 Jember optimistis dapat memberikan layanan transportasi yang andal serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published.