radiovisfm.com – Rumah milik seorang kakek di kawasan Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi ludes terbakar diduga akibat sisa pembakaran sampah yang terbawa angin hingga menimbulkan kobaran api. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian hingga 105 juta rupiah.
Seluruh barang yang ada didalam rumah milik Sugianto (61) tersebut nyaris tanpa sisa setelah di lalap si jago merah. Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi, kebakaran ini diduga bermula dari saat seorang pekerja yang melakukan pembersihan di rumah warga dengan membakar sampah di sekitar halaman rumah. Dan rumah itu dalam kondisi kosong karena baru dibeli oleh anak pekerja tersebut yang saat ini bekerja di luar negeri.
Setelah membakar sampah, warga tersebut meninggalkan lokasi. Rupanya, diduga api masih menyala dan kemudian membesar akibat hembusan angin yang cukup kencang dari arah utara ke selatan. Kobaran api itu pun menjalar ke material yang mudah terbakar hingga mengenai rumah milik Sugianto yang berada tepat disebelahnya.
Saat kejadian, Sugianto diketahui sedang berada di dalam rumah dalam kondisi sakit dan tengah berbaring. Situasi itu diketahui anak korban yang baru pulang dari sekolah dan melihat adanya kobaran api pada bagian rumah.
Ia pun berteriak meminta tolong warga dan mereka segera melakukan upaya pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya. Namun, kondisi angin yang cukup kencang menyebabkan kobaran api semakin membesar dan sulit dikendalikan sehingga api terus menjalar hampir diseluruh bagian rumah korban.
“Setelah dapat laporan warga, petugas melakukan pemadaman dengan menurunkan 3 unit mobil pemadam kebakaran,” ujar Humas Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Khadafi.
Petugas melakukan penyemprotan di berbagai titik untuk memutus rantai api agar tidak menjalar di bagian dalam rumah.
“Dari hasil investigasi awal, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi yang ditinggalkan saat api belum padam sepenuhnya. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian mencapai Rp 105 juta,” papar Khadafi.
Selain memadamkan api, petugas Damkarmat Banyuwangi juga mengumpulkan data, keterangan saksi serta pemeriksaa awal di lokasi kejadian guna mengidentifikasi dugaan awal penyebab terjadinya kebakaran.
