Tingkatkan Kedisplinan Warga Binaan, Lapas Banyuwangi Gandeng Kwarcab Gerakan Pramuka

radiovisfm.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berinovasi dalam upaya pembinaan warga binaannya. Kali ini, Lapas yang berlokasi di Jalan Letkol Istiqlah tersebut memperkenalkan program baru berupa pelatihan kepramukaan bagi para narapidana, Jum’at (20/6/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi, sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan dan membentuk karakter positif warga binaan.

Pelatihan pramuka perdana ini digelar di depan Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi, dengan melibatkan tiga instruktur berpengalaman dari Kwartir Cabang setempat.

Sebanyak 24 warga binaan mengikuti kegiatan ini sebagai angkatan pertama. Ke depan, program ini akan diperluas untuk menjaring lebih banyak peserta guna memberikan manfaat yang lebih besar.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan, angkatan pertama ini nantinya akan di jadikan percontohan bagi warga binaan yang lain.

“Pelatihan pramuka ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, tetapi juga membentuk karakter warga binaan agar menjadi individu yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki jiwa patriotik dan taat hukum,” papar Wayan.

Selain itu, program ini juga dirancang untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa dan melatih kecakapan hidup yang berguna setelah mereka kembali ke masyarakat.

“Gerakan pramuka di Lapas Banyuwangi telah terdaftar pada Gugus Depan (Gudep) 02-801. Hal ini menunjukkan keseriuan Lapas Banyuwangi dalam mensukseskan pelatihan kepramukaan bagi warga binaan,” ujarnya.

Saat ini, penyediaan seragam pramuka bagi peserta masih dalam proses. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para warga binaan untuk mengikuti pelatihan dengan antusias.

“Tentu kami berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan siap berkontribusi positif di lingkungan sosial setelah menyelesaikan masa hukuman,” tutur Wayan.

Program pembinaan berbasis kepramukaan ini menjadi bukti komitmen Lapas Banyuwangi dalam mendukung proses rehabilitasi warga binaan, tidak hanya melalui pendekatan hukum, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual

Leave a Reply

Your email address will not be published.