radiovisfm.com – Sebanyak 13 sekolah penyelenggara pendidikan di Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, untuk kali pertama mendapatkan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
13 sekolah yang mendapatkan layanan MBG tersebut yakni meliputi satu kelompok belajar, empat sekolah Taman Kanak-kanak (TK), enam Sekolah Dasar (SD), satu sekolah Madrasah Tsanawiyah, dan satu sekolah menengah kejuruan (SMK).
“Layanan MBG ini dilakukan secara bertahap, dari 26 sekolah total penerima manfaat sebanyak 3.481 orang, dan kali ini tahap awal ada 13 sekolah dengan jumlah 1.218 orang penerima manfaat layanan,” ungkap Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, usai memberangkatkan mobil MBG ke sekolah-sekolah sasaran manfaat.
Para pelajar mendapatkan layanan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari yang merupakan mitra Polresta Banyuwangi dengan H.Ali Mansyur.
Dalam konteks ini, keberadaan SPPG dinilai sangat penting sebagai unit pelayanan gizi di lingkungan kepolisian yang fokus memberikan manfaat langsung kepada pelajar sekolah dasar dan menengah.
“Program ini menjadi bagian dari langkah nyata Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo,” jelas Kombes Rama didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.
SPPG Polresta Banyuwangi di Kecamatan Blimbingsari ini, kata Kapolresta sudah dilakukan verifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Dengan hadirnya SPPG Polresta Banyuwangi yang berada di Kecamatan Blimbingsari ini, Polri menunjukkan bahwa tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat juga sejalan dengan tanggung jawab moral dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Gizi yang baik, kesehatan yang terjaga, dan pendidikan yang berkualitas adalah tiga pilar utama menuju bangsa yang tangguh dan berdaya saing.
Polri pun membuka ruang kolaborasi luas dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga tenaga ahli kesehatan. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan keberlanjutan dan ketepatan sasaran program MBG, serta mewujudkan target nasional, termasuk zero accident dalam implementasinya.
Sementara, dalam melaksanakan tugasnya, 47 orang karyawan atau pegawai SPPG Blimbingsari ini juga telah mendapatkan fasilitas dan pelatihan termasuk untuk food security, sehingga meminimalkan potensi terjadinya keracunan atau permasalahan yang muncul karena masalah-masalah yg mungkin bisa terjadi.
“Bahan baku SPPG ini bisa diperoleh dari petani dan pasar sekitar, dan ini akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Blimbingsari dan juga membuka lapangan pekerjaan baru,” terangnya.
Lebih lanjut Kombes Rama mengatakan, program MBG ini dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya anak-anak sejak dalam kandungan, usia dini, hingga tingkat sekolah menengah atas.
“Polri berkomitmen mendukung penuh program MBG karena ini menyangkut generasi dan masa depan bangsa,” tandasnya.

Leave a Reply